Razia Preman Tanah Abang, Belasan Jukir Liar Diamankan
Jumat, 16 Mei 2025 | 10:12 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Razia preman Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali digelar demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung pasar. Petugas Polsek Metro Tanah Abang melakukan operasi Berantas Jaya pada Jumat (16/5/2025) pagi, menyasar preman berkedok juru parkir liar yang meresahkan warga.
Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan ketika sejumlah preman berusaha melarikan diri saat mengetahui razia berlangsung.
Petugas kepolisian terlihat harus berlari kencang mengejar seorang preman yang kabur ke arah keramaian pedagang kaki lima di Blok A Pasar Tanah Abang.
Meski sempat menyulitkan petugas, pelaku akhirnya berhasil diamankan. Beberapa preman lain juga melakukan aksi serupa, tetapi upaya mereka tak sepenuhnya berhasil karena tetap tertangkap oleh aparat.
Razia preman Tanah Abang ini dilakukan karena maraknya praktik parkir liar yang dilakukan secara paksa oleh oknum tak bertanggung jawab.
Mereka kerap meminta uang dengan tarif tak wajar, bahkan tanpa memberikan tanda bukti pembayaran. Hal ini meresahkan pengunjung dan pedagang di kawasan pasar.
Salah satu juru parkir (jukir) liar yang tertangkap, Apri membantah menetapkan tarif tertentu. Ia mengaku hanya menerima uang seikhlasnya dari pengunjung dan mengumpulkan sekitar Rp 30.000 per hari.
"Enggak ada setoran, palingan dapat gopek, kadang juga enggak tentu," ujarnya saat diperiksa.
Dalam razia preman Tanah Abang kali ini, belasan orang berhasil diamankan dan langsung digelandang ke Polsek Metro Tanah Abang untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi berkomitmen akan terus melakukan operasi serupa demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




