Bahaya Mengintai! KAI: Ada 140 Perlintasan Liar di Wilayah Jakarta
Minggu, 5 Oktober 2025 | 08:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat masih terdapat 140 perlintasan liar kereta api di wilayah kerjanya hingga awal Oktober 2025. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan.
Sementara itu, sebanyak 287 perlintasan lainnya sudah dijaga bersama oleh pihak-pihak terkait.
“Perlintasan sebidang merupakan salah satu titik rawan kecelakaan, sehingga diperlukan perhatian lebih dari semua pihak,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, di Jakarta, Minggu (5/10/2025).
Untuk menekan risiko kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta terus berupaya menutup perlintasan liar secara bertahap sesuai amanat regulasi, sekaligus mengajak masyarakat untuk menggunakan jalur resmi yang lebih aman.
Selain penutupan, KAI juga secara rutin melakukan sosialisasi keselamatan perkeretaapian di berbagai wilayah. “Kami berharap masyarakat makin sadar bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Setiap pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian,” kata Ixfan dikutip dari Antara.
Salah satu kegiatan sosialisasi digelar pada Sabtu (4/10/2025) di JPL 75 Stasiun Sudimara, melibatkan komunitas pecinta kereta api. Dalam kegiatan itu, masyarakat diimbau agar selalu disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas.
Hal ini sesuai dengan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mewajibkan pengendara untuk berhenti ketika sinyal berbunyi, palang pintu mulai ditutup, atau isyarat lain sudah diberikan.
Pengendara juga harus mendahulukan perjalanan kereta api serta memberi hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas jika tidak ada palang pintu.
KAI Daop 1 Jakarta berharap sosialisasi berkelanjutan ini dapat memperkuat kesadaran masyarakat dan menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang secara signifikan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




