ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wamenkes Benjamin dan Gubernur Pramono Bersinergi Tekan Kasus TBC

Kamis, 13 November 2025 | 16:59 WIB
MH
RA
Penulis: Mita Amalia Hapsari | Editor: RP
Wamenkes Benjamin dan Gubernur Pramono setelah rapat di Balai Kota Jakarta, Kamis 13 November 2025.
Wamenkes Benjamin dan Gubernur Pramono setelah rapat di Balai Kota Jakarta, Kamis 13 November 2025. (Beritasatu.com/Mita Amalia Hapsari)

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung bertemu Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianu di Balai Kota Jakarta, pada Kamis (13/11/2025). Pertemuan keduanya guna membahas percepatan penanganan penyakit tuberkulosis atau TBC.

"Pemerintah Jakarta bersyukur dengan Pak Wamenkes ini karena beliau sangat concern terhadap TBC, beliau memang ahli TBC. Maka program Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS) TBC, yang kemarin diadakan di Bundaran HI itu salah satu ide beliau. Kemarin beliau juga sudah turun ke lapangan bersama Kepala Dinas Kesehatan Jakarta untuk melihat dan memotret persoalan TBC di Jakarta,” ujar Pramono, Kamis (13/11/2025).

Pemerintah Provinsi Jakarta sendiri telah menyiapkan program Kampung Siaga TBC tingkat RW. Pramono mengatakan, sebanyak 563 kampung siaga telah disiapkan.

ADVERTISEMENT

"Untuk kampung siaga TBC yang berbasis RW ini ada 563 kampung. Dan itu secara signifikan, memang TBC itu harus dicari makin banyak yang didapat makin baik. Tetapi, makin banyak yang ditemukan itu makin baik. Maka RW kampung siaga TBC tadi sangat baik sekali di Jakarta. Ya pokoknya seluruh RW harus ada kan kita ada 267 kelurahan, jadi seluruh RW harus ada," tambahnya.

Wamenkes Benjamin menuturkan, World Health Organization (WHO) menargetkan Indonesia menurunkan angka kasus TBC secara signifikan pada 2030. Karena itu, pemerintah akan melakukan penelitian di Jakarta sebagai langkah percepatan penurunan kasus.

"Dari WHO minta tolong dong Indonesia 2030 turun (kasusnya). Nah kami tadi ini rapat, berjuang untuk itu (menurunkan kasus TBC pada 2030). Tadi saya senang Pak Gubernur Pramono di mana kita boleh eksperimen, didukung semuanya agar kasus TB di Jakarta ini (turun)," ujar Beni.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Ani Ruspitawati menyampaikan hingga kini telah ditemukan 49.000 kasus TBC di Jakarta.

"Kan enak kotanya jelas, dokternya banyak, perawatnya banyak. Beliau siap mendukung sudah ada pasukan putih, pasukan putih ada, kader ada. Ini tinggal kita makin menguatkan sama pencatatan pelaporan," jelas dia.

"Jakarta ditargetkan oleh Kementerian Kesehatan untuk menemukan 70.000 lebih kasus TBC. Dan sampai dengan saat ini kita sudah menemukan sampai dengan 49.000. Seperti disampaikan Pak Wamenkes, target pertama pemberantasan TBC adalah menemukan kasusnya. Dari 49.000 yang sudah ditemukan, lebih dari 90% di antaranya sudah memulai pengobatan,” ungkap Ani.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gubernur Pramono Gerak Cepat Atur Sistem 'War' Tiket Planetarium

Gubernur Pramono Gerak Cepat Atur Sistem 'War' Tiket Planetarium

JAKARTA
Sport Tourism Gerakkan Ekonomi Jakarta hingga Rp 85 Miliar

Sport Tourism Gerakkan Ekonomi Jakarta hingga Rp 85 Miliar

JAKARTA
Pramono Perintahkan Pemangkasan setelah Sederet Insiden Pohon Tumbang

Pramono Perintahkan Pemangkasan setelah Sederet Insiden Pohon Tumbang

JAKARTA
Dana Rp 14,6 T Mengendap di Bank, Pramono: Bukan Uang Nganggur!

Dana Rp 14,6 T Mengendap di Bank, Pramono: Bukan Uang Nganggur!

JAKARTA
Menteri PKP Gandeng Pramono Siapkan Rumah Subsidi di Jakarta

Menteri PKP Gandeng Pramono Siapkan Rumah Subsidi di Jakarta

JAKARTA
Pemprov Jakarta Rogoh Rp 18 M demi Gratiskan MRT hingga TransJakarta

Pemprov Jakarta Rogoh Rp 18 M demi Gratiskan MRT hingga TransJakarta

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon