BGN Tanggung Semua Biaya Korban Kecelakaan Mobil MBG di SD Cilincing
Kamis, 11 Desember 2025 | 15:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya memastikan pihaknya menanggung seluruh biaya perawatan korban kecelakaan mobil pengantar paket makan bergizi gratis (MBG) yang menabrak kerumunan siswa dan guru di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025).
Sony mengungkapkan, ia telah menemui langsung beberapa korban beserta orang tua mereka di RSUD Koja, Jakarta Utara. Dalam kunjungan itu, ia meminta pihak rumah sakit memberikan perawatan terbaik bagi seluruh korban.
"Barusan saya bertemu dengan para korban, dengan orang tua korban, dan dengan direktur Rumah Sakit RSUD Koja. Kami minta para korban ini mendapatkan perawatan yang maksimal, ruangannya ruangan yang baik, yang terbaik, dan BGN akan menanggung perawatan tersebut," kata Sony kepada Beritasatu.com di SDN 01 Kalibaru.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral, Sony juga menyampaikan permohonan maaf dari jajaran BGN atas insiden yang tidak terduga tersebut.
"Atas nama pimpinan dan seluruh staf Badan Gizi Nasional, mohon maaf atas peristiwa tersebut. Kami turut prihatin. Kami mohon maaf kepada para korban dan orang tua korban. Peristiwa ini sungguh tidak kita harapkan," ujarnya.
Sony menjelaskan, sopir mobil MBG yang terlibat kecelakaan merupakan sopir pengganti karena sopir tetap sedang sakit. Ia menduga kecelakaan dipicu kelalaian saat mengemudi.
"Sopir tetap selama dua hari ini sakit. Namun, sopir pengganti ini sudah pernah mengganti sopir tetap, jadi sudah pernah bekerja juga. Hanya kalau tadi saya lihat (dari CCTV), kelihatannya ini karena kelalaian dari pengemudi saja," jelasnya.
Sebelumnya, Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menyampaikan, sopir berinisial AI mengaku keliru menginjak pedal rem saat memasuki area sekolah. Kontur lokasi yang menanjak membuat kondisi semakin sulit saat kendaraan akan berhenti.
Menurut Bobi, rem mobil diduga tidak berfungsi optimal. Dalam kondisi panik, sopir mengira telah menginjak rem, tetapi pedal yang tertekan justru pedal gas sehingga mobil melaju tanpa kendali dan menabrak kerumunan siswa.
Insiden ini mengakibatkan 21 orang terluka, terdiri atas siswa dan guru yang sedang berada di halaman sekolah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




