ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

155 Personel Amankan Imlek 2026 di Jakarta, Pemprov Siapkan Festival

Senin, 16 Februari 2026 | 17:50 WIB
AT
SL
Penulis: Andrew Tito | Editor: LES
Ilustrasi perayaan Imlek, Grebeg Sudiro.
Ilustrasi perayaan Imlek, Grebeg Sudiro. (Antara/Mohammad Ayudha)

Jakarta, Beritasatu.com -  Ratusan personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan Pemerintah Provinsi Jakarta diterjunkan untuk memastikan perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Jakarta dan sekitarnya berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mencakup lokasi ibadah, pusat kegiatan masyarakat, hingga jalur lalu lintas menuju titik-titik perayaan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pola pengamanan dilakukan melalui pendekatan terbuka dan tertutup. Skema ini diterapkan di sejumlah vihara dan klenteng yang menjadi pusat ibadah umat Konghucu serta masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek.

“Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, disertai peningkatan patroli di wilayah rawan, pusat keramaian, serta jalur menuju vihara maupun klenteng,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (16/2/2026).

ADVERTISEMENT

Sebelum rangkaian ibadah dan perayaan digelar, aparat kepolisian terlebih dahulu melakukan sterilisasi di lokasi-lokasi utama untuk memastikan situasi aman dari potensi gangguan. Selain itu, apel kesiapsiagaan digelar guna memastikan seluruh personel memahami tugas dan siap menjalankan pengamanan sesuai prosedur.

Tak hanya fokus pada aspek keamanan, kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan ibadah dan pusat perayaan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan. Koordinasi lintas instansi, termasuk dengan pengurus vihara dan klenteng, diperkuat agar seluruh kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“Kami juga melaksanakan pengaturan lalu lintas serta memperkuat koordinasi dengan pengurus tempat ibadah dan instansi terkait,” tambahnya.

Sebanyak 155 personel dikerahkan untuk mendukung pengamanan tersebut. Rinciannya terdiri atas 75 personel Direktorat Samapta dan 80 personel Satuan Brimob yang difokuskan pada penguatan pengamanan di titik-titik strategis serta antisipasi gangguan keamanan berskala besar.

Di sisi lain, Pemprov Jakarta menyiapkan sejumlah agenda besar untuk menyemarakkan Imlek 2026. Perayaan tahun ini tidak hanya berpusat pada kegiatan keagamaan, tetapi juga festival budaya, pertunjukan seni, serta instalasi visual di berbagai ruang publik.

Salah satu agenda utama adalah Lomba Dekorasi Imlek Jakarta yang berlangsung hingga 17 Februari 2026 dan diikuti sekitar 98 gedung di berbagai wilayah Jakarta. Melalui lomba tersebut, publik dapat menikmati suasana ibu kota yang dihiasi ornamen khas Imlek seperti lampion, instalasi tematik, serta dekorasi bernuansa merah dan emas.

Perayaan budaya juga hadir melalui Festival Pecinan Jakarta yang digelar pada 15–17 Februari 2026 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Festival ini menghadirkan pertunjukan seni tradisional, kuliner khas, serta berbagai atraksi budaya Tionghoa yang terbuka untuk masyarakat luas.

Pada tanggal yang sama, kegiatan Harmoni Jakarta turut digelar di Blok M Hub, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari upaya memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan multikultural.

Perayaan Imlek 2026 juga mendapat sentuhan skala nasional. Di kawasan Monumen Nasional, Pemprov Jakarta menghadirkan pertunjukan video mapping dalam rangka Semarak Imlek Nasional yang menampilkan proyeksi visual tematik bertema budaya Tionghoa dan kebersamaan.

Tak kalah menarik, Jakarta Light Festival (Chinese New Year Edition) digelar pada 16–17 Februari 2026 di kawasan Kota Tua Jakarta, Jakarta Barat. Festival ini menampilkan instalasi cahaya, atraksi visual, serta pertunjukan seni yang dirancang untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kawasan bersejarah tersebut disulap menjadi ruang pertunjukan terbuka bernuansa Imlek, menghadirkan pengalaman visual yang memadukan unsur tradisi dan teknologi modern.

Perayaan Imlek 2026 juga menyentuh klenteng-klenteng di berbagai wilayah Jakarta melalui Festival Klenteng Jakarta. Seluruh klenteng mengikuti penilaian dekorasi dan kemeriahan perayaan.

Sementara itu, puncak perayaan Cap Go Meh dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret 2026 di kawasan Glodok, yang dikenal sebagai pusat komunitas Tionghoa di Jakarta.

Dengan pengamanan ketat serta rangkaian agenda budaya di berbagai titik strategis, Jakarta berupaya menghadirkan perayaan Imlek 2026 yang aman, inklusif, dan meriah bagi seluruh masyarakat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT