Luapan Kali Sekretaris Picu Banjir di Sejumlah Titik Jakarta Barat
Minggu, 8 Maret 2026 | 15:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Minggu (8/3/2026) dini hari WIB, menyebabkan sejumlah kawasan di Jakarta Barat dilanda banjir. Genangan air dengan ketinggian mencapai 70 hingga 80 sentimeter merendam beberapa ruas jalan utama serta permukiman warga dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, banjir masih terlihat di sejumlah titik hingga Minggu siang. Beberapa wilayah terdampak antara lain sepanjang Jalan Daan Mogot Raya, Tanjung Duren Utara, Duri Kepa, hingga sejumlah ruas jalan di sekitarnya.
Ketinggian air di lokasi-lokasi tersebut bervariasi antara 70 hingga 80 sentimeter. Genangan yang menutup sebagian badan jalan membuat kendaraan harus melaju perlahan untuk menghindari kerusakan mesin. Kondisi ini memicu kemacetan akibat antrean kendaraan di beberapa titik.
Di sejumlah titik, sejumlah pengendara sepeda motor maupun mobil tetap mencoba menerobos genangan banjir. Namun, tidak sedikit kendaraan yang mogok akibat mesin kemasukan air.
Kendaraan yang mogok kemudian harus didorong ke tepi jalan oleh pengendara maupun warga sekitar, sehingga memperparah kemacetan. Salah seorang warga Greenville, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Husin, mengatakan banjir di kawasan tersebut bukan hal baru.
Menurutnya, genangan kerap terjadi setiap kali hujan deras mengguyur wilayah Jakarta, terutama ketika debit air di saluran dan kali sekitar meningkat. Ia menjelaskan, banjir mulai muncul di kawasan Greenville sejak sekitar pukul 02.00 WIB, tidak lama setelah hujan deras turun di Jakarta Barat.
Selain disebabkan oleh curah hujan tinggi, banjir juga dipicu meluapnya Kali Sekretaris yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman warga. Ketika debit air meningkat signifikan, air dengan cepat melimpas ke jalan raya dan masuk ke lingkungan perumahan.
Menurut Husin, biasanya saat permukaan air Kali Sekretaris mulai menurun, pompa air di sekitar lokasi dioperasikan untuk mempercepat penyedotan air dari kawasan permukiman dan jalan yang tergenang.
“(Mulai tergenang banjir) dari jam 02.00 pagi, Terdampak tetapi enggak parah.” ujarnya.
Selain merendam ruas jalan utama, banjir juga menggenangi kawasan permukiman di beberapa wilayah Jakarta Barat. Salah satu wilayah yang terdampak cukup signifikan adalah Rawa Buaya, Cengkareng.
Di kawasan tersebut, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter dan merendam ratusan rumah warga. Warga pun meningkatkan kewaspadaan dengan mengamankan barang-barang berharga dan peralatan rumah tangga agar tidak rusak akibat genangan air.
Sejumlah warga terlihat membersihkan rumah dan lingkungan sekitar sambil terus memantau kondisi air. Mereka khawatir banjir kembali meningkat jika hujan dengan intensitas tinggi kembali turun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




