Pramono: Harga Plastik Mahal Bisa Jadi Pemicu Inovasi
Minggu, 12 April 2026 | 16:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Gubernur Jakarta Pramono Anung menilai kenaikan harga plastik harus menjadi momentum bagi masyarakat dan pemerintah untuk berinovasi mencari alternatif pengganti plastik.
“Kami harus melakukan inovasi karena sekarang ini kebutuhan plastik ini kan pelan-pelan harus dikurangi. Harus ada substitusinya,” kata Pramono di Jakarta, Minggu (12/4/2026).
Menurut Pramono, kebijakan terkait penetapan harga plastik bukan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, melainkan pemerintah pusat. Meski demikian, ia menilai kondisi ini bisa mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam penggunaan kemasan.
Ia menyebut, selain inovasi, masyarakat juga bisa kembali menggunakan cara tradisional sebagai solusi sementara.
“Kalau kondisinya tetap seperti ini, pasti akan menjadi beban. Maka, untuk itu, ya, kita kadang-kadang harus kembali ke cara tradisional pakai bungkus, daun pisang, dan sebagainya,” ujarnya.
Sebelumnya, harga plastik di Indonesia dilaporkan mengalami kenaikan signifikan pada April 2026. Kenaikan berkisar antara 30% hingga 70%, bahkan ada yang mencapai 100%, dipicu gangguan pasokan bahan baku akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.
Harga plastik kresek misalnya naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 15.000 per pak, sementara jenis lainnya meningkat dari Rp 20.000 menjadi Rp 25.000 per pak.
Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah pusat telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meredam dampak kenaikan harga bahan baku plastik dan komoditas lain.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah saat ini fokus memantau pergerakan harga komoditas global serta menyiapkan langkah mitigasi.
Menurut Prasetyo, pemerintah menyadari gejolak global, termasuk kenaikan harga energi, berdampak langsung terhadap industri dalam negeri, khususnya industri plastik yang masih bergantung pada bahan baku impor.
Pemerintah pun berupaya menekan dampak tersebut agar tidak semakin membebani sektor industri maupun masyarakat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




