Harga Plastik Melonjak, Pramono Anung Ajak Pakai Daun Pisang
Minggu, 12 April 2026 | 17:25 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kenaikan harga plastik mulai dirasakan di dalam negeri sebagai dampak konflik di Timur Tengah. Gubernur Jakarta Pramono Anung menyarankan masyarakat mulai beralih ke cara tradisional sebagai solusi.
Menurut Pramono, lonjakan harga plastik bukan merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Jadi harga plastik ini memang naik dan harga plastik ini terus terang kewenangan, ketentuannya bukan di Pemerintah Jakarta,” kata Pramono di Jakarta Timur, Minggu (12/4/2026).
Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tetap harus mendorong inovasi, termasuk mengurangi ketergantungan terhadap plastik.
Pramono menyebut penggunaan plastik secara berlebihan berpotensi menjadi beban jika harga terus meningkat.
“Tetapi tentunya kami harus melakukan inovasi karena sekarang ini kebutuhan plastik ini kan pelan-pelan harus dikurangi. Harus ada substitusinya. Kalau kondisinya tetap seperti ini pasti akan menjadi beban,” ujarnya.
Sebagai solusi, Pramono mendorong penggunaan bahan alami sebagai pengganti plastik, salah satunya daun pisang.
Menurutnya, cara tradisional tersebut dapat menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap plastik.
“Maka untuk itu ya kita kadang-kadang harus kembali ke cara tradisional, pakai bungkus daun pisang dan sebagainya,” tutur Pramono.
Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya pengurangan sampah plastik yang selama ini menjadi perhatian pemerintah, sekaligus merespons dampak global dari konflik geopolitik terhadap harga bahan baku.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




