Erick: Mudik Bareng Mitigasi Potensi Kecelakaan Lalu Lintas
Rabu, 19 April 2023 | 16:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan bahwa program Mudik Bersama BUMN adalah salah satu langkah strategis untuk memitigasi potensi risiko kecelakaan lalu lintas bagi pemudik.
"Program mudik bareng dapat mengalihkan pemudik pengguna kendaraan roda dua ke moda angkutan yang lebih aman dan nyaman," kata Erick Thohir ssat pelepasan program Mudik Bersama BUMN 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, dikutip Investor Daily, Selasa (18/4/2023).
Erick berharap, dengan adanya program Mudik Bersama BUMN, dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di momen Lebaran. Selain itu, bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat menjelang Idulfitri. "Kita berdoa semoga seluruh pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat, tanpa kurang suatu apapun. Tentunya ke depan program ini akan terus kami tingkatkan untuk mengakomodir lebih banyak lagi para pemudik," ujarnya.
Erick berharap, program Mudik Bersama BUMN bisa bermanfaat dalam membantu masyarakat agar lebih aman dan nyaman melaksanakan mudik, serta mengurangi kepadatan penumpang di terminal-terminal bus. "Semoga tahun ini pelaksanaan mudik Lebaran berjalan aman dan lancar. Saya juga mengimbau kepada masyarakat dan seluruh petugas agar tetap menjaga kesehatan dalam pelaksanaan," ungkapnya.
Erick Thohir mengapresiasi kepada seluruh BUMN yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Mudik Bersama BUMN 2023. "Jumlah pemudik tahun ini diperkirakan melonjak dari 86 juta pada 2022 menjadi 123 juta. Tentunya ini harus menjadi perhatian kita semua," kata Erick.
Program mudik bersama ini juga merupakan implementasi bakti BUMN yang dilaksanakan sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). "Ini wujud kolaborasi BUMN dalam upaya mengurangi kecelakaan lalu lintas, serta membantu
masyarakat yang ingin mudik dan berkumpul bersama keluarga di hari yang istimewa," ujar Erick.
Pada 2023 BUMN menyiapkan 78.017 kuota mudik dengan perincian 57.587 penumpang dengan 1.081 bus, 16.590 penumpang melalui 30 rangkaian kereta api, dan 3.840 penumpang dengan 18 kapal laut. Adapun, BUMN yang turut berpartisipasi, sebanyak 82 perusahaan di bawah koordinasi Jasa Raharja.
"Untuk pemberangkatan pemudik dengan kereta api sudah dilakukan pada 15 dan 16 April, kami kembali memberangkatkan tidak kurang dari 57.000 pemudik ke berbagai daerah di Indonesia menggunakan bus," ujar Erick.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A Purwantono mengatakan, program mudik bersama hasil kolaborasi 82 BUMN tersebut, sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri BUMN untuk hadir melayani masyarakat.
"Ini merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin mudik dengan aman dan nyaman. Jasa Raharja yang kembali diberikan kepercayaan menjadi koordinator penyelenggaraan ini," ungkap Rivan yang juga Ketua Koordinator Mudik Bersama BUMN 2023.
Berita ini juga sudah tayang di Investor.id dengan judul: Jumlah Pemudik Diprediksi 123 Juta Orang, Erick Thohir: Harus Jadi Perhatian
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




