ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perbarui Data Setelah 10 Tahun, Jokowi Canangkan Sensus Pertanian 2023

Senin, 15 Mei 2023 | 10:17 WIB
PL
H
Penulis: Pudja Lestari | Editor: HE
Presiden Joko Widodo (Jokokwi) membuka acara pencanangan sensus pertanian 2023 yang disiarkan secara daring, Senin, 15 Mei 2023. 
Presiden Joko Widodo (Jokokwi) membuka acara pencanangan sensus pertanian 2023 yang disiarkan secara daring, Senin, 15 Mei 2023.  (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokokwi) membuka pencanangan sensus pertanian tahun 2023. Sensus pertanian ini merupakan yang pertama setelah sensus terakhir dilakukan pada 2013 atau 10 tahun yang lalu.

Jokowi menegaskan, kebijakan yang tepat bersumber dari data yang akurat. Menurutnya, Indonesia kekurangan data yang siap dan akurat, salah satunya di bidang pertanian. Akibat tidak adanya data yang akurat dan diperbarui secara berkala, masih ditemukan petani di lapangan yang mengeluhkan langkanya pupuk.

Menurut Jokowi, hal tersebut terjadi karena jumlah subsidi pupuk yang dialokasikan pemerintah saat ini bersumber dari data sensus pertanian 10 tahun yang lalu, sehingga tidak menjawab kebutuhan petani di masa sekarang.

ADVERTISEMENT

"Kita putuskan pupuk subsidi, katakanlah 9 juta ton, itu kan dari data kita memutuskan. Tapi di lapangan banyak petani yang berteriak, 'Pak, pupuk gak ada'. Mungkin suplainya kurang, distribusi gak betul. Tapi kalau datanya akurat, gampang sekali 'oh ya, bukan 9 juta ton tapi 13 juta ton misalnya'," kata Jokowi dalam sambutannya di acara pencanangan sensus pertanian 2023 yang disiarkan secara daring, Senin (15/5/2023).

Jokowi menyesalkan data sensus pertanian yang tidak diperbarui secara berkala. Ia menilai seharusnya sensus pertanian dilakukan minimal lima tahun sekali, agar pemerintah bisa memutuskan sebuah kebijakan dengan tepat.

Karenanya, Jokowi mendukung penuh sensus pertanian 2023, terlebih pertanian merupakan salah satu sektor yang strategis di Indonesia. Sebanyak 40 juta penduduk Indonesia atau 29% dari total angkatan kerja tercatat bekerja di sektor pertanian.

"Data yang ada di saya (pertanian) menyumbang 11,8% terhadap total PDB kita, besar sekali," ujar Jokowi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mengenal Sensus Penduduk, Pertanian, Ekonomi sebagai Fondasi Data BPS

Mengenal Sensus Penduduk, Pertanian, Ekonomi sebagai Fondasi Data BPS

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon