Beras dan Rokok Penyumbang Terbesar Inflasi Oktober
Rabu, 1 November 2023 | 12:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi pada Oktober 2023 sebesar 2,56% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tingkat inflasi tahunan pada September 2023 sebesar 2,28%. Inflasi ini disebabkan terutama kenaikan harga beras dan rokok.
"Inflasi tahunan pada Oktober 2023 menandakan peningkatan indeks harga konsumen dari 112,75 pada Oktober 2022 menjadi 115,64 pada Oktober 2023," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers secara hibrida di kantor BPS, Jakarta, pada Rabu (1/11/2023).
Kelompok pengeluaran yang paling berpengaruh terhadap inflasi tahunan ini adalah makanan, minuman, dan tembakau, dengan andil sebesar 1,39%. "Komoditas beras, rokok kretek filter, dan daging ayam ras menjadi penyumbang inflasi pada kelompok ini," kata dia.
Selain itu, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga juga ikut berkontribusi terhadap inflasi tahunan, dengan andil sebesar 0,23%. "Komoditas biaya kontrak rumah menjadi penyumbang inflasi pada kelompok ini," kata dia.
Sementara itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga memberikan andil inflasi sebesar 0,23%, dengan emas perhiasan sebagai komoditas penyumbang utama.
Pudji menekankan bahwa inflasi tahunan pada Oktober 2023, sebesar 2,56%, sebagian besar dipengaruhi oleh komponen inti. Data BPS menunjukkan bahwa komponen inti mengalami inflasi tahunan sebesar 1,91%, memberikan andil 1,23% terhadap inflasi tahunan secara keseluruhan.
Sementara itu, komponen harga yang bergejolak mengalami inflasi sebesar 5,54% dan memberikan andil 0,93% terhadap inflasi Oktober 2023. "Beberapa komoditas yang paling berperan dalam kontribusi inflasi adalah beras, daging ayam ras, bawang putih, dan kentang," ungkapnya.
Berdasarkan pemantauan BPS di 90 kota, seluruh kota mengalami inflasi, dengan 54 kota mengalami inflasi tahunan lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Tingkat inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 5,43%, sementara tingkat inflasi terendah terjadi di Jayapura sebesar 1,43%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




