Kemkeu Minta Tambahan 10.000 Pegawai Pajak Tahun Depan
Selasa, 3 September 2013 | 16:34 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri membenarkan bahwa jumlah pegawai pajak yang diterima Kementerian Keuangan (Kemkeu) pada tahun ini berjumlah 6.000 pegawai pajak.
Menurut dia, jumlah tersebut sudah dikurangi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kem PAN dan RB) dari permintaan Kemkeu sebanyak 9.000 pegawai.
Menurut dia, pengurangan tersebut disebabkan oleh penerimaan pegawai pajak bukan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru, melainkan redistribusi pegawai sehingga jumlahnya dibatasi.
Chatib mengatakan, jumlah 6.000 pegawai pajak yang diterima tahun ini sangat membantu Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) dalam meningkatkan penerimaan pajak. Ini dikarenakan selama ini pertumbuhan penerimaan pajak mengalami perlambatan, karena dua faktor yaitu faktor eksternal dan faktor internal.
Dia menjelaskan, faktor eksternal disebabkan kondisi perekonomian global yang belum pulih sehingga berdampak pada sektor pertambangan dan ekspor yang merupakan sektor andalan pajak. Sedangkan faktor internal adalah jumlah wajib pajak yang ada di Indonesia tidak sebanding dengan jumlah pegawai pajak.
"Mudah-mudahan dengan adanya rekruitmen baru tahun ini, penerimaan pajak bisa ditingkatkan," ujar Chatib saat ditemui seusai Rapat Paripurna Laporan Badan Anggaran DPR di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/9).
Dia mengatakan, pada tahun depan, Kemkeu akan kembali meminta tambahan pegawai pajak sebanyak 10.000 pegawai. Menurut dia dengan 10.000 tambahan pegawai pajak dapat mengoptimalkan penerimaan negara.
"Jika penerimaan negara meningkat maka anggaran belanja akan semakin sehat, itulah yang akan kami incar, kuncinya adalah mulai dari tambahan pegawai pajak terlebih dahulu," jelas Chatib.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




