ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Alasan BI Naikkan BI Rate Lagi

Selasa, 12 November 2013 | 18:48 WIB
G
WP
Penulis: GRC | Editor: WBP
Ilustrasi Uang Rupiah
Ilustrasi Uang Rupiah (BeritaSatu/Collection)

Jakarta– Di luar ekspektasi berbagai kalangan, Bank Indonesia (BI) akhirnya menaikkan suku bunga acuan (BI rate) kembali setelah ditahan tetap selama sebulan.

BI rate naik sebesar 25 basis points (bps) dari 7,25 persen menjadi 7,5 persen pada September 2013 ini.

"Kenapa kami masih menggunakan BI rate, karena kami ingin mengendalikan di sisi demand. Ini karena ketidakpastian masih tinggi, kami ingin untuk tetap dengan skenario pertumbuhan ekonomi yang sudah ditentukan," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi Ahmad Johansyah kepada wartawan di Gedung BI, Jakarta, Selasa (12/11).

Difi mengatakan, tingkat suku bunga acuan yang saat ini sudah sesuai dengan skenario tersebut. Kendati perkembangan ekonomi global pada Oktober 2013 cenderung membaik, BI melihat masih ada risiko ketidakpastian yang tinggi.

ADVERTISEMENT

Perkembangan positif ekonomi global terutama dipengaruhi sentimen positif pasar keuangan global. Sentimen tersebut yaitu terhadap penundaan pembahasan debt ceiling Amerika Serikat (AS) dan penundaan pengurangan stimulus moneter (tapering off) dari bank sentral AS (The Fed).

"Tapi, prospek pertumbuhan ekonomi global masih sesuai perkiraan sebelumnya," imbuh Difi.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2013 mencapai 5,6 persen (yoy), lebih lambat dari kuartal II-2013 sebesar 5,8 persen. Perlambatan ekonomi terutama tercatat pada sisi investasi dengan menurunnya investasi bangunan dan rendahnya pertumbuhan investasi non-bangunan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Wajibkan Investor Asing Dukung Hilirisasi

Prabowo Wajibkan Investor Asing Dukung Hilirisasi

EKONOMI
Bahlil Raih Komitmen Investasi Proyek Masela Rp 339 T dari Jepang

Bahlil Raih Komitmen Investasi Proyek Masela Rp 339 T dari Jepang

EKONOMI
Investasi 25 KEK Tembus Rp 82,6 Triliun Sepanjang 2025

Investasi 25 KEK Tembus Rp 82,6 Triliun Sepanjang 2025

EKONOMI
Investasi Imbal Hasil Kompetitif, Bank bjb Tawarkan SBN Ritel SR024

Investasi Imbal Hasil Kompetitif, Bank bjb Tawarkan SBN Ritel SR024

EKONOMI
BEI Hadirkan Mode Syariah di IDX Mobile, Permudah Investor Akses Informasi Investasi Syariah

BEI Hadirkan Mode Syariah di IDX Mobile, Permudah Investor Akses Informasi Investasi Syariah

EKONOMI
Wilayah dengan KEK Tarik Investasi 77 Persen Lebih Tinggi

Wilayah dengan KEK Tarik Investasi 77 Persen Lebih Tinggi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT