Realisasi Produk Perikanan Budi Daya Lampui Target
Selasa, 26 Agustus 2014 | 12:57 WIB
Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan realisasi kinerja program peningkatan produksi perikanan budidaya pada tahun 2013 telah melampaui target, yakni sebesar 102,24 persen atau sebesar 13,3 juta ton dari target yang ditetapkan sebesar 13,02 juta ton.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo menjelaskan keberhasilan pencapaian sasaran produksi perikanan budi daya tidak terlepas dari penambahan luas lahan pembudidayaan ikan yang mencapai rata-rata 4,47 persen. Tren positif produksi tersebut merupakan pelaksanan dari strategi dan kebijakan.
"Serta program pembangunan perikanan budi daya yang sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta didukung oleh segenap pemangku kepentingan terkait," ucap Sharif dalam acara pembukaan Indonesian Aquaculture 2014 bertajuk "Aquaculture for Business and Food Security" di Jakarta, Selasa (26/8).
Sharif menjelaskan, hasil positif kinerja sektor industri tersebut dapat dicapai lewat pengembangan kawasan minapolitan, pelaksanaan industrialisasi, pengembangan komoditas unggulan, pengembangan kemitraan usaha, penguasaan inovasi teknologi pembudidayaan, serta implementasi prinsip-prinsip ekonomi biru.
"Produk-produk perikanan budi daya telah melampui di atas target yang ditetapkan, baik secara kuantitas maupun kualitas, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan lokal tetapi juga telah menghasilkan devisa bagi negara melalui komoditi ekspor yang memenuhi persyaratan mutu pangan (food safety)," jelas Sharif.
Saat ini, kegiatan perikanan budi daya telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat. Karena sebagian besar usaha pembudidayaan ikan dapat dilakukan dengan modal yang relatif kecil, teknologi sederhana, pada lahan marginal seperti pekarangan sehingga sangat sesuai untuk pengembangan ekonomi kerakyatan. Semisalnya, para pembudidaya lele bisa memiliki penghasilan bersih Rp. 4 juta per bulan dengan empat buah kolam seluas 12 m2. Tak jauh berbeda, keuntungan juga dinikmati oleh pembudidaya rumput laut di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Para pembudidaya ini bisa mengantongi omzet sebesar Rp 7 juta per bulan. "Pembudidaya rumput laut di Nunukan bahkan harus mendatangkan pekerja dari Demak dan Kudus karena kurangnya tenaga kerja di provinsi baru ini," imbuhnya.
Menurut Sharif, perikanan budi daya telah memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Hal ini dapat tercermin dari peningkatan nilai tukar pembudidaya ikan (NTPi) yang cenderung baik dengan nilai NTPi>100. Indikator ini menunjukan bahwa kesejahteraan pembudidaya ikan meningkat. Pada tahun 2013 nilai NTPi yang dicapai adalah 104,7 atau 100,67persen jika dibandingkan target yang ditetapkan.
Lebih lanjut Sharif menjelaskan, perikanan budi daya telah muncul sebagai alternatif utama usaha masyarakat, hal ini dapat terlihat dari peningkatan jumlah Rumah Tangga Pembudidayaan Ikan (RTP) dari tahun-ke tahun yang diikuti dengan kenaikan rata-rata sebesar 5,32 persen. Jika merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah RTP perikanan budidaya cenderung meningkat dan kondisi ini berbanding terbalik dengan jumlah RTP pertanian yang cenderung menurun. Pada Tahun 2013, jumlah RTP pembudidaya ikan mencapai 1.771.500 RTP", ungkap Sharif.
Sebagai tambahan informasi, Data BPS menyebutkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) sektor perikanan lima tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi dibanding sektor lainnya. Tercatat di tahun 2013, sektor perikanan tumbuh sebesar 13,54 persen, sedangkan sektor pertanian hanya tumbuh 9,98persen. Bahkan sektor perikanan tumbuh lebih tinggi daripada sektor pertambangan yang hanya 12,57persen. Data tersebut menunjukkan bahwa sektor perikanan dapat berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




