ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kendari Kembangkan Abalon Sebagai Komoditi Unggulan

Rabu, 15 Oktober 2014 | 00:50 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi Abalon
Ilustrasi Abalon (Wikimedia.org)

Kendari - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mengembangkan budidaya abalon di daerah itu untuk dijadikan sebagai komoditi unggulan sektor perikanan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendari, Agusalim mengatakan pihaknya telah membentuk beberapa kelompok nelayan budidaya abalon yang tersebar di beberapa kelurahan di kota itu.

"Kami bentuk kelompok usaha bersama yang tersebar di beberapa kelurahan yang konsen dengan pengembangan budidaya abalon ini," katanya di Kendari, Selasa (14/10).

Pemerintah kata Agusalim, telah memberikan bantuan kepada kelompok usaha bersama tersebut, baik bantuan langsung masyarakat maupun bantuan dalam bentuk peralatan perikanan budidaya.

ADVERTISEMENT

"Harapan kami pengembangan budidaya abalon ini bisa meningkatkan tarap kehidupan perekonomian warga, khususnya yang tergabung dalam kelompok usaha bersama tersebut," katanya.

Dia menjelaskan, abalon merupakan komoditas perikanan bernilai tinggi, khususnya di negara-negara maju di Eropa dan Amerika Utara, biota laut ini dikonsumsi segar atau kalengan.

"Di Indonesia, jenis siput ini belum banyak dikenal masyarakat dan pemanfaatannya baru terbatas di daerah-daerah tertentu, khususnya di daerah pesisir," katanya.

Daging abalon lanjut Agusalim, mempunyai nilai gizi yang cukup tinggi dengan kandungan protein 71,99 persen, lemak 3,20 persen, serat 5,6 persen, dan abu 11,11 persen.

"Cangkangnya mempunyai nilai estetika yang dapat digunakan untuk perhiasan, pembuatan kancing baju, dan berbagai bentuk barang kerajinan lainnya. Produksi abalon saat ini lebih banyak diperoleh dari tangkapan di alam. Hal tersebut akan nienimbulkan kehawatiran terjadinva penurunan populasi di alam," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon