ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemko Maritim Ingin Pacu Budi Daya dan Ekspor Ikan Hias

Rabu, 25 Maret 2015 | 16:12 WIB
PC
B
Penulis: PR/Leonard AL Cahyoputra | Editor: B1
Ilustrasi ikan hias.
Ilustrasi ikan hias. (Wikipedia)

Jakarta - Indonesia memiliki sekitar 4.552 jenis ikan hias, dari kategori ikan hias air tawar maupun ikan hias laut, namun baru menempati tiga besar eksportir ikan hias dunia dengan 10 persen di bawah Spanyol (17 persen) dan Jepang (13 persen). Dari nilai transaksi pasar ikan hias dunia sekitar Rp 3 triliun dan porsi Indonesia baru sekitar Rp 300 miliar.

"Kemampuan Indonesia untuk membudidayakan ikan hias sudah sangat meningkat dan saat ini sudah mampu membudidayakan 15 jenis ikan hias air tawar, di antaranya ikan koi, koki, cupang, black ghost, corydoras, dan arwana," ucap Menko Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo melalui keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (25/3).

Ia menjelaskan, dalam rapat koordinasi teknis ikan hias yang dipimpinnya dan dihadiri para pejabat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhutanan dan Lingkungan Hidup, Kementerian Keuangan, dan asosiasi-asosiasi ikan hias, Selasa (24/3), disepakati, budi daya dan ekspor ikan hias perlu dipacu. Alasannya, di samping membuka lapangan kerja, juga bisa meraup devisa lebih besar.

Langkah-langkah kebijakan yang segera diambil, di antaranya menyederhanakan jumlah perizinan ekspor ikan hias, yang saat ini berjumlah 27 izin dan juga mengupayakan agar ikan arwana bisa dikeluarkan dari daftar CITES Appendix II, sehingga dapat diperdagangkan secara bebas, mengingat ikan jenis tersebut saat ini sudah bisa dibudidayakan di Tanah Air secara maksimal.

ADVERTISEMENT

Dalam rangka mengembangkan pasar ikan hias di dalam negeri, segera diimbau agar kantor-kantor pemerintahan, hotel-hotel, terminal bandara, pelabuhan dan stasiun kereta api memajang akuarium berisi ikan hias.

Sedangkan untuk memacu ekspor ikan hias ke luar negeri maka Raiser Ikan Hias di Cibinong, Jawa Barat segera ditingkatkan statusnya menjadi Badan Pelayanan Umum, dan direncanakan akan digelar kegiatan Konperensi dan Pameran Ikan Hias Tingkat Dunia (World Ornamental Fish Conference & Exhibition) di Indonesia pada 2017.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon