ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Covid-19 Berakhir, Pendapatan Mitra Keluarga Tumbuh 10,8%

Senin, 27 November 2023 | 12:02 WIB
PL
FB
Penulis: Pudja Lestari | Editor: FMB
RS Mitra Keluarga Depok
RS Mitra Keluarga Depok (Beritasatu.com/Dwi Argo Santosa)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Mitra Keluarga Karya Sehat Tbk atau MIKA  mencatat perttumbuhan pendapatan 10,8% menjadi Rp 1,1 triliun pada kuartal III 2023 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan didominasi dari pertumbuhan obat-obatan, fasilitas penunjang medis, dan rawat inap.

Emiten yang bergerak di bidang kesehatan dengan menyediakan jaringan rumah sakit di Indonesia ini mencatatkan pertumbuhan volume rawat inap serta rawat jalan 9,7% menjadi 811.000 pasien secara year on year.

Investor Relation PT Mitra Keluarga Karya Sehat Tbk, Aditya Widjaja menyebut kuartal III 2023 adalah puncak normalnya volume kunjungan pasien usai pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir.

"Dalam sembilan bulan terakhir dari segi rawat jalan dan rawat inap, volume kunjungan pasien sudah normal. Kuartal III ini adalah puncak normal kunjungan pasien," ungkap Aditya dalam Public Expose (Pubex) Live 2023, Senin (27/11/2023).

ADVERTISEMENT

Aditya memaparkan pendapatan MIKA tumbuh 2,72% dalam sembilan bulan terakhir tahun ini menjadi Rp 3,16 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu. Volume pasien rawat inap bertumbuh 14% sementara volume pasien rawat jalan bertumbuh 9,5 persen. Aditya menyebut earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) mengalami penurunan tipis dari Rp 1,2 triliun pada kuartal III 2022 ke Rp 1,12 triliun di kuartal III 2023. Penyebabnya karena pada 2022 terdapat akselerasi margin EBITDA yang cukup eksponensial sebagai dampak dari Covid-19.

"EBITDA kami mencatatkan penurunan 6,3% dan penurunan margin sekitar 3,4%, karena di 2022 masih ada kontribusi Covid-19 terutama di Q1 2022. Sehingga saat Covid-19 terjadi memang ada akselerasi atau peningkatan margin EBITDA yang cukup eksponensial, tetapi di 2023 karena Covid-19 sudah tidak ada, maka terjadi normalisasi dari segi marginnya," jelas Aditya.

Aditya mengatakan pendapatan bersih MIKA masih didominasi oleh pertumbuhan obat-obatan. Pendapatan bersih juga ditopang oleh rawat inap, serta ruang operasi.

"Dari segi rawat inap dan rawat jalan, pendapatan kami didominasi oleh pendapatan rawat inap yaitu sebesar 67% di 9 bulan terakhir dan pendapatan rawat jalan 33%," ujar Aditya.

MIKA akan berfokus pada pengembangan layanan radioterapi hingga akhir tahun 2023. Aditya menyebut satu layanan radioterapi sudah dibuka di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, selanjutnya layanan radioterapi akan dibuka di RS Mitra Keluarga Kenjeran Jawa Timur.

"Kami juga akan meningkatkan layanan untuk otak dan tulang belakang, THT, serta saluran pencernaan, kita akan fokus di tambahan 3 layanan tersebut," pungkas Aditya.

MIKA memaparkan kinerja emiten pada Public Expose (Pubex) Live 2023 yang diselenggarakan oleg PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual pada 27–30 November 2023 dengan menghadirkan 46 perusahaan tercatat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon