Mesin Penggilingan Semen Gresik 100 Persen Pakai Bahan Bakar CNG
Minggu, 11 Februari 2024 | 05:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com– Anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), yaitu PT Semen Gresik Pabrik Rembang, mengubah penggunaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi compressed natural gas (CNG) yang lebih ramah lingkungan dalam pengoperasian mesin finish mill atau tahap terakhir produksi semen.
“Ini mampu mengurangi emisi karbon dari 74,1 kg CO2 per giga joule (GJ) menjadi 56,1 kg CO2 per GJ,” kata Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, dikutip Investor Daily pada Minggu (11/2/2024).
CNG adalah bahan bakar gas yang dihasilkan melalui kompresi metana (CH4) dari gas alam. CNG dianggap lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi lebih rendah dan memiliki keunggulan ekonomis serta memudahkan pemeliharaan alat.
Selain itu, penggunaan sumber energi alternatif seperti panel surya dan biomassa di Pabrik Rembang juga mengalami peningkatan, dengan 30 panel surya terpasang dan penggunaan biomassa mencapai 1,5% pada 2023.
SIG mencatat laba bersih sebesar Rp 1,71 triliun hingga kuartal III 2023, naik 1,85% dibandingkan tahun sebelumnya, didukung oleh pendapatan sebesar Rp 27,7 triliun yang meningkat 4%, meskipun laba kotor turun 5,79% menjadi Rp 7,43 triliun, dan laba per saham menurun dari Rp 283 menjadi Rp 254.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




