ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jaminan Sosial Dunia Belajar dari BPJS Kesehatan

Rabu, 6 Maret 2024 | 09:28 WIB
PA
MP
WP
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti saat memberi sambutan dalam kegiatan The 17th ISSA International Conference On Information And Communication Technology In Social Security (ICT 2024) di Nusa Dua, Bali, Rabu 6 Maret 2024.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti saat memberi sambutan dalam kegiatan The 17th ISSA International Conference On Information And Communication Technology In Social Security (ICT 2024) di Nusa Dua, Bali, Rabu 6 Maret 2024. (Beritasatu.com/Prisma Ardianto)

Nusa Dua, Beritasatu.com – Sebanyak 300 partisipan dari 71 negara berkumpul di Nusa Dua, Bali, Indonesia dalam kegiatan The 17th ISSA International Conference On Information And Communication Technology In Social Security (ICT 2024). Banyak dari mereka akan mempelajari best practice program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan.

“BPJS Kesehatan berbagi pengalaman dalam penerapan teknologi informasi untuk jaminan kesehatan di Indonesia. Sejak Program JKN diimplementasikan, kami berkomitmen untuk berinovasi, mengembangkan solusi-solusi terkini dan memberikan pelayanan mudah,” urai Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti di Nusa Dua, Bali, Rabu (6/3/2024).

Ghufron menerangkan, dalam pengelolaan program JKN, ekosistem digital sudah terbangun dan saling terhubung satu sama lain. Bukan hanya internal BPJS Kesehatan, tetapi terhubung dengan ekosistem fasilitas kesehatan, perbankan, kementerian dan lembaga terkait, bahkan dengan peserta dan badan usaha.

ADVERTISEMENT

Dia menuturkan saat ini BPJS Kesehatan terhubung dengan 23.000 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan 3.000 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) yang tersebar di seluruh Indonesia. Terdapat jutaan data layanan kesehatan yang terkoneksi satu sama lain dalam ekosistem ini.

Selanjutnya, terdapat 950.000 kanal pembayaran dalam ekosistem perbankan dan sebanyak 15 kementerian/lembaga sudah terkoneksi. Ekosistem yang terbentuk tersebut telah menghasilkan lebih dari 100 juta arus data atau transaksi per hari.

ICT 2024 di Indonesia diinisiasi International Social Security Association (ISSA) bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kegiatan yang berlangsung pada 6-8 Maret 2024 tersebut mengusung tema “Data-driven transformation for a smart, resilient and inclusive social security”.

ISSA sendiri merupakan organisasi internasional terkemuka di dunia yang beranggotakan institusi-institusi jaminan sosial, lembaga, pemerintah, dan institusi lain yang mengelola satu atau beberapa bidang jaminan sosial. ISSA dibentuk pada 1927 di bawah naungan International Labor Organization (ILO).

Saat ini, ISSA memiliki 350 anggota institusi dari 160 negara. Keanggotaan ISSA berasal dari beberapa continent/regional, di antaranya Afrika, Amerika, Asia dan Pasifik, serta Eropa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

21 Penyakit dan Layanan Tak Ditanggung BPJS Kesehatan mulai Mei 2026

21 Penyakit dan Layanan Tak Ditanggung BPJS Kesehatan mulai Mei 2026

NASIONAL
Prabowo Teken Perpres Ojol, Potongan 20 Persen Dihapus

Prabowo Teken Perpres Ojol, Potongan 20 Persen Dihapus

EKONOMI
Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

NUSANTARA
BPJS Kesehatan Anugerahkan Gelar Duta Kehormatan kepada Raffi Ahmad

BPJS Kesehatan Anugerahkan Gelar Duta Kehormatan kepada Raffi Ahmad

LIFESTYLE
Gibran Pastikan Fasilitas Kesehatan Papua Barat Daya Semakin Memadai

Gibran Pastikan Fasilitas Kesehatan Papua Barat Daya Semakin Memadai

NASIONAL
Berobat BPJS Wajib lewat Mobile JKN? Begini Faktanya

Berobat BPJS Wajib lewat Mobile JKN? Begini Faktanya

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon