ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dow Jones Anjlok 7 Hari Beruntun, Penurunan Terpanjang sejak 2020

Sabtu, 14 Desember 2024 | 05:21 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi bursa Amerika Serikat (AS) Wall Street.
Ilustrasi bursa Amerika Serikat (AS) Wall Street. (CNBC/CNBC)

New York, Beritasatu.com - Bursa saham AS Wall Street bervariasi pada Jumat (13/12/2024). Dow Jones yang anjlok 7 hari berturut-turut mencatatkan kerugian terpanjang sejak 2020.

Dow Jones anjlok 86,06 poin atau 0,2% ditutup pada level 43.828,06, Nasdaq Composite naik 0,12% menjadi 19.926,72, dan S&P 500 mengakhiri sesi dengan sedikit perubahan, ditutup pada 6.051,09.

Selama seminggu, Dow Jones membukukan penurunan 1,8%, S&P 500 merosot sekitar 0,6%, dan Nasdaq naik 0,3%.

ADVERTISEMENT

“Kita terjebak dalam kisaran perdagangan ini, Nasdaq akan unggul, saham berkapitalisasi kecil akan berkinerja buruk, dan Dow Jones akan berkinerja buruk sampai kita mendapatkan katalis,” kata CEO di Infrastructure Capital Advisor Jay Hatfield kepada CNBC International

Sat Dow Jones anjlok, saham Nvidia turun lebih 2%, Meta Platforms turun lebih dari 1%, dan Amazon juga memgalami tekanan. Di sisi lain, Broadcom mencapai kapitalisasi pasar US$ 1 triliun, melonjak 24% setelah membukukan laba kuartal keempat 2024 mengalahkan estimasi.  Broadcom juga melaporkan pendapatan kecerdasan buatan melonjak 220%.

Pergerakan ini terjadi setelah Wall Street merugi untuk tiga indeks utama, termasuk anjloknya Dow Jones. Nasdaq Composite juga turun di bawah ambang batas 20.000.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mayoritas Wall Street Menguat, Dow Jones Tertekan

Mayoritas Wall Street Menguat, Dow Jones Tertekan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon