ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Emas Tergelincir, Pasar Dibayangi Tarik Ulur Tarif

Jumat, 30 Mei 2025 | 23:03 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi emas koin.
Ilustrasi emas koin. (Freepik/LCD2020)

Jakarta, Beritasatu.com - Harga emas melemah pada Jumat (30/5/2025) waktu Amerika Serikat (AS) seiring penguatan dolar AS dan respons pasar terhadap dinamika terbaru terkait tarif perdagangan.

Meski demikian, laporan inflasi yang lebih rendah dari perkiraan tetap memelihara optimisme pasar terhadap kemungkinan penurunan suku bunga oleh The Fed.

Melansir Reuters, Jumat (30/5/2025), harga emas spot tercatat turun 0,6% ke level US$3.297,09 per ons pada pukul 09:38 ET (1338 GMT), sementara secara mingguan emas telah terkoreksi sebesar 1,8%. Adapun harga emas berjangka di AS melemah 0,7% ke posisi US$3.295,40 per ons.

ADVERTISEMENT

Indeks dolar AS naik 0,2%, menjadikan emas relatif lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain, sehingga menekan permintaan.

Ketegangan tarif kembali memanas setelah pengadilan banding federal untuk sementara mengaktifkan kembali tarif luas yang sebelumnya diberlakukan oleh mantan Presiden Donald Trump.

Hal ini terjadi sehari setelah pengadilan perdagangan memutuskan bahwa Trump telah melampaui kewenangannya dan memerintahkan penghentian tarif secara langsung.

"Emas sedang terkoreksi dari level tertingginya dan memasuki fase konsolidasi," ujar David MegerDirektur Perdagangan Logam di High Ridge Futures David Meger.

"Saat ini, tekanan terhadap emas muncul karena menurunnya minat terhadap aset safe haven. Namun, resistensi politik dari Trump kemungkinan justru akan mendukung harga emas dalam jangka menengah," tambahnya.

Di sisi data ekonomi, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS mencatat kenaikan tahunan sebesar 2,1% pada April, sedikit di bawah ekspektasi pasar sebesar 2,2%.

Setelah rilis data tersebut, pelaku pasar tetap mempertahankan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga acuan pada bulan September mendatang.

Lingkungan suku bunga rendah umumnya menguntungkan bagi emas, yang juga berfungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Di India, permintaan emas fisik menurun pekan ini. Hal ini dipicu oleh harga emas domestik yang tinggi serta berakhirnya musim pernikahan, yang biasanya menjadi pendorong utama pembelian logam mulia di negara tersebut.

Sementara itu, logam mulia lainnya juga mengalami pelemahan. Harga perak spot turun 0,6% menjadi US$33,14 per ons, platinum turun 1,6% ke US$1.065,50, dan paladium terkoreksi 1% ke posisi US$963,57 per ons.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Update Harga Emas Kamis Malam di Tengah Pertemuan Trump-Xi Jinping

Update Harga Emas Kamis Malam di Tengah Pertemuan Trump-Xi Jinping

EKONOMI
Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Pertemuan Trump dan Xi Jinping

Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Pertemuan Trump dan Xi Jinping

EKONOMI
Harga Emas Dunia Kembali Melemah Dipicu Inflasi AS dan Perang Iran

Harga Emas Dunia Kembali Melemah Dipicu Inflasi AS dan Perang Iran

EKONOMI
Update Harga Emas Dunia Rabu Sore Seusai Naik Tinggi

Update Harga Emas Dunia Rabu Sore Seusai Naik Tinggi

EKONOMI
Harga Emas Dunia Hari Ini Stabil, Investor Pantau Pertemuan AS-China

Harga Emas Dunia Hari Ini Stabil, Investor Pantau Pertemuan AS-China

EKONOMI
Harga Emas Turun 1 Persen Dipicu Lonjakan Harga Minyak

Harga Emas Turun 1 Persen Dipicu Lonjakan Harga Minyak

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon