ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPS: Inflasi Semester I 2025 Naik, Emas Perhiasan Jadi Pemicu

Selasa, 1 Juli 2025 | 14:13 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Ilustrasi emas.
Ilustrasi emas. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Minat masyarakat pada emas perhiasan menjadi salah satu penyebab inflasi tahun berjalan pada semester I-2025 1,38% (year to date/ytd).

Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini mengatakan, selama semester I 2025, komoditas yang sering muncul sebagai penyumbang inflasi bulan ke bulan (month-to-month/mtm) adalah emas perhiasan.

"Emas muncul enam kali dalam satu semester ini,” kata dua dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (1/7/2025).

ADVERTISEMENT

Selain emas perhiasan, beberapa komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi semester I 2025 adalah beras, ikan segar dan tarif angkutan udara. Tingkat inflasi pada semester I-2025 sendiri, lebih tinggi bila dibandingkan tren pada beberapa tahun terakhir, yakni 1,24% pada 2023 dan 1,07% pada 2024.

Sekadar informasi, BPS melaporkan bahwa indeks harga konsumen (IHK) pada Juni 2025 mengalami kenaikan sebesar 0,19% secara bulanan (month to month). Jika dibandingkan secara tahunan (year on year), inflasi tercatat 1,87%, sedangkan secara tahun kalender (year to date) tercatat 1,38%.

Pudji mengatakan, IHK naik dari posisi 108,07 pada Mei 2025 menjadi 108,27 pada Juni 2025. Kenaikan ini terutama didorong oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau, yang mencatat inflasi 0,46%, dengan kontribusi terhadap inflasi umum sebesar 0,13%.

Namun, tidak semua komoditas memberi dampak inflasi. Beberapa justru memberikan andil deflasi pada Juni 2025. "Komoditas yang menekan laju inflasi di antaranya adalah cabai merah dan bawang putih, yang masing-masing menyumbang deflasi sebesar 0,03%, serta bensin yang memberikan andil deflasi sebesar 0,02%," tambah Pudji.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

EKONOMI
Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

EKONOMI
Purbaya: Inflasi 2,42% Terkendali Berkat Intervensi Harga Energi

Purbaya: Inflasi 2,42% Terkendali Berkat Intervensi Harga Energi

EKONOMI
BPS Sebut Andil Kenaikan BBM pada Inflasi Masih Kecil

BPS Sebut Andil Kenaikan BBM pada Inflasi Masih Kecil

EKONOMI
Inflasi April 0,13 Persen, Tiket Pesawat dan BBM Jadi Pemicu

Inflasi April 0,13 Persen, Tiket Pesawat dan BBM Jadi Pemicu

EKONOMI
BBM Nonsubsidi Naik, BI Sebut Dampaknya Minim ke Inflasi

BBM Nonsubsidi Naik, BI Sebut Dampaknya Minim ke Inflasi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon