ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bahlil Yakin PNBP ESDM Tembus Rp 254 T Meski Baru 46 Persen

Selasa, 15 Juli 2025 | 10:22 WIB
BI
DM
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: DM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia optimistis target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor ESDM sebesar Rp 254,49 triliun pada 2025 akan tercapai, meskipun hingga Juni baru terealisasi sekitar 46% atau sebesar Rp 117,11 triliun.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia optimistis target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor ESDM sebesar Rp 254,49 triliun pada 2025 akan tercapai, meskipun hingga Juni baru terealisasi sekitar 46% atau sebesar Rp 117,11 triliun. (Beritasatu.com/Bambang Ismoyo)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia optimistis target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor ESDM sebesar Rp 254,49 triliun pada 2025 akan tercapai, meskipun hingga Juni baru terealisasi sekitar 46% atau sebesar Rp 117,11 triliun.

Hal itu disampaikan Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR yang digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/7/2025). Menurut dia, PNBP sektor ESDM berasal dari berbagai subsektor, seperti minyak dan gas (migas), mineral dan batu bara (minerba), panas bumi, serta sumber lainnya.

Insyaallah target APBN bisa kita capai untuk 2025, sekali pun kerjanya berat,” ujarnya dalam rapat tersebut.

ADVERTISEMENT

Bahlil juga menyoroti capaian PNBP pada 2024 yang sukses melampaui target. Realisasi PNBP saat itu mencapai Rp 269,65 triliun, melampaui target Rp 238,39 triliun atau setara 113%.

Selain itu, Komisi XII DPR turut mengapresiasi kinerja Kementerian ESDM, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan. Untuk Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2024, Kementerian ESDM berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), meningkat dari opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang diterima pada 2023.

Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya, menegaskan pentingnya pencapaian tersebut sebagai bukti peningkatan akuntabilitas keuangan di sektor ESDM.

“Dengan laporan keuangan yang akuntabel, DPR dapat menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan dengan lebih optimal, memastikan anggaran sektor ESDM digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” ujarnya.

Komisi XII berharap prestasi ini terus dipertahankan dan ditingkatkan agar pengelolaan sektor energi dan sumber daya mineral ke depan makin efisien, transparan, dan berpihak pada kepentingan nasional.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BBM Subsidi Dibatasi, Apindo Minta Armada Usaha Tak Terdampak

BBM Subsidi Dibatasi, Apindo Minta Armada Usaha Tak Terdampak

EKONOMI
WFH Jumat Dinilai Efektif Tekan Energi Tanpa Naikkan BBM

WFH Jumat Dinilai Efektif Tekan Energi Tanpa Naikkan BBM

EKONOMI
Ada Program B50, Pemerintah Sebut RI Bakal Surplus Solar

Ada Program B50, Pemerintah Sebut RI Bakal Surplus Solar

EKONOMI
Harga Pertalite dan Solar Dipastikan Tak Berubah

Harga Pertalite dan Solar Dipastikan Tak Berubah

EKONOMI
Bahlil: Cadangan BBM RI Aman di Tengah Ketidakpastian Global

Bahlil: Cadangan BBM RI Aman di Tengah Ketidakpastian Global

EKONOMI
Prabowo Bertemu Kaisar Jepang Bahas Kerja Sama Energi

Prabowo Bertemu Kaisar Jepang Bahas Kerja Sama Energi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT