Upaya Wujudkan NZE Sektor Tambang Masih Lambat
Kamis, 7 Agustus 2025 | 15:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia saat ini tengah berupaya mewujudkan net zero emission (NZE) atau emisi nol bersih di berbagai sektor, termasuk pertambangan. Namun, upaya terkait hal ini disebut masih belum berkembang, alias jalan di tempat.
Pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengungkapkan, sektor tambang merupakan salah satu yang menyumbang emisi cukup besar pada kegiatan operasionalnya.
Sebagai contoh, emisi yang dihasilkan dalam operasional tambang, seperti pembukaan lahan, penggunaan energi yang cukup besar, hingga penggunaan kendaraan operasional yang masih belum ramah lingkungan.
Fahmy menyoroti, masih banyak perusahaan tambang yang tidak berkomitmen penuh pada reforestasi atau reklamasi pascatambang.
"Saya kira selama ini hingga sekarang komitmen dalam pencapaian net zero di sektor tambang itu masih nihil," ungkap Fahmy Radhi kepada Beritasatu.com, Kamis (7/8/2025).
"Kewajiban untuk reklamasi itu hampir tidak pernah dilakukan oleh para pengusaha, dan itu dibiarkan. Hingga kontribusi terhadap emission itu masih sangat besar, jauh dalam pencapaian net zero emission," sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fahmy Radhi juga menyoroti masih maraknya penggunaan kendaraan tambang yang kurang ramah lingkungan, seperti menggunakan kendaraan yang semestinya minimal standar Euro 4.
Bahkan, masih banyak truk tambang yang masih menyalahgunakan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, dalam hal ini solar.
Terkait dorongan untuk beralih untuk menggunakan kendaraan berstandar Euro 4, memang sudah seharusnya dilakukan. Namun, pada sisi lain, tentu hal ini tidak mudah karena memerlukan biaya investasi yang tidak murah.
"Saya kira itu perlu dorongan, jadi barangkali ada satu regulasi yang mewajibkan penggunaan Euro 4 untuk semua kendaraan yang digunakan dalam dunia pertambangan," papar Fahmy.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




