Investasi Pasar Kripto Juga Harus Kedepankan Strategi dan Data
Kamis, 2 Oktober 2025 | 13:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – PT Upbit Exchange Indonesia atau Upbit Indonesia mengingatkan investor agar tidak hanya fokus mencari waktu terbaik untuk masuk pasar kripto, melainkan mengedepankan strategi yang disiplin serta berbasis data.
Chief Operating Officer (COO) Upbit Indonesia Resna Raniadi mengatakan, data historis memang menunjukkan pola tertentu, seperti kecenderungan kenaikan harga kripto menjelang akhir tahun. Namun, hal tersebut tidak dapat dijadikan jaminan untuk hasil di masa depan.
“Karena itu, disiplin dan analisis data jauh lebih penting bagi investor daripada sekadar mengejar momen,” kata Resna dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Ia menjelaskan, ada sejumlah faktor yang kerap memengaruhi momen tertentu menjadi lebih menarik untuk masuk ke pasar aset digital. Misalnya dinamika suku bunga bank sentral, inflasi, dan kebijakan moneter yang bisa mengubah minat investor terhadap aset berisiko.
Selain faktor ekonomi makro, dunia blockchain juga menghadirkan berbagai peristiwa penting seperti halving Bitcoin, peluncuran proyek baru, hingga pembaruan jaringan yang sering mendorong lonjakan harga.
Resna menambahkan, tren pasar dan psikologi investor juga memiliki pengaruh besar. Fenomena fear of missing out (FOMO) maupun fear, uncertainty, and doubt (FUD) dapat memicu pergerakan harga yang sangat cepat. Pasar kripto bahkan memiliki pola musiman, di mana pada periode tertentu volume perdagangan dan harga menunjukkan kecenderungan yang berbeda.
Karena itu, menurut Resna, strategi yang konsisten lebih efektif daripada menunggu waktu tertentu untuk berinvestasi. Salah satu pendekatan yang populer adalah dollar cost averaging (DCA), yakni membeli aset kripto secara rutin dengan nominal tetap, tanpa terpengaruh fluktuasi harga.
“Timing memang bisa memberikan keuntungan, tetapi disiplin dan manajemen risiko memiliki peranan yang lebih penting. Melalui strategi seperti DCA, investor dapat meminimalkan risiko salah momentum sekaligus membangun portofolio yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menekankan, investor juga sebaiknya memanfaatkan koreksi harga sebagai peluang masuk pasar, memantau kalender kripto untuk mengetahui peristiwa penting, serta menggabungkan analisis historis dengan sentimen pasar dalam mengambil keputusan.
Upbit Indonesia menegaskan komitmennya pada disiplin, analisis berbasis data, dan strategi jangka panjang dalam menghadapi volatilitas aset digital.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




