IHSG Sesi I 17 November Tancap Gas ke 8.434
Senin, 17 November 2025 | 12:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) melesat 63,76 poin (0,76%) ke level 8.434,2 pada penutupan sesi I, Senin (17/11/2025). IHSG bergerak menghijau di rentang 8.391–8.444.
Berdasarkan data BEI, tercatat 23,17 miliar lembar saham diperdagangkan pada sesi I, dengan nilai transaksi Rp 11,02 triliun dan frekuensi 1.630.769 kali. Sebanyak 344 saham menguat, 274 saham melemah, dan 195 saham stagnan.
Mayoritas sektor saham naik pada penutupan sesi I. Sektor properti memimpin penguatan setelah melonjak 1,96%. Disusul sektor barang konsumsi nonprimer 1,81%, energi 1,28%, infrastruktur 0,77%, dan transportasi 0,75%. Sementara itu, pelemahan terjadi pada sektor barang baku 0,65%, kesehatan 0,36%, dan teknologi 0,16%.
Di sisi lain, indeks saham Asia kompak melemah. Shanghai (China) turun 0,43%, Hang Seng (Hong Kong) jatuh 0,8%, Straits Times (Singapura) melemah 0,12%, dan Nikkei (Jepang) terkoreksi 0,24%.
Beberapa saham yang masuk dalam top gainers, antara lain PT Multitrend Indo Tbk (BABY) yang melonjak 25% menjadi Rp 400 dan PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) yang melesat 25% menjadi Rp 1.600, PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) naik 28,17% ke Rp 182, PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) menguat 24,55% ke Rp 137, dan PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) terkerek 24,44% ke Rp 224.
Sebaliknya, beberapa saham yang berada pada jajaran top losers antara lain, PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) turun 14,86% ke Rp 945, PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) jatuh 14,49% ke Rp 5.900, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) merosot 14,29% ke Rp 570 dan PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) turun 14% menjadi Rp 129.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




