Menteri Maman Temui Mendag Bahas Nasib Pedagang Baju Bekas
Senin, 17 November 2025 | 16:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman melakukan pertemuan dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso untuk membahas sejumlah isu, termasuk persoalan terkait baju bekas alias thrifting di Tanah Air.
Menteri Maman menyampaikan bahwa pemerintah tengah berupaya memberantas aktivitas impor thrifting di Tanah Air. Upaya tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
“Isu yang dibahas mengenai barang impor baju-baju bekas yang secara aturan memang dilarang,” ujar Menteri Maman usai melakukan pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (17/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa pemberantasan praktik impor thrifting dapat menimbulkan persoalan baru. Saat ini, banyak pedagang dan pasar yang menggantungkan mata pencaharian dari penjualan produk-produk thrifting.
Apabila praktik impor thrifting diberantas, maka sebagian besar pedagang akan kehilangan sumber pendapatan. Oleh karena itu, diperlukan langkah lanjutan dari pemerintah untuk memastikan keberlanjutan usaha para pedagang.
Saat ini, Kementerian UMKM dan Kemendag telah melakukan konsolidasi dengan sekitar 1.300 merek lokal. Nantinya, produk-produk lokal tersebut akan mengisi kekosongan barang yang selama ini dijual oleh pedagang thrifting.
“Kita sudah mengonsolidasikan kurang lebih 1.300 merek lokal, dan dalam waktu dekat akan kita bicarakan dengan seluruh pedagang baju bekas untuk mendorong substitusinya,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




