Benahi Tambang Ilegal, Bahlil Lahadalia Dapat Penghargaan Beritasatu
Kamis, 20 November 2025 | 23:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk meninggalkan pendekatan lama yang sarat konflik dalam pengelolaan pertambangan ilegal dan memilih kebijakan baru yang lebih menata, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjadi figur yang disebut berada di garis depan perubahan tersebut. Dalam acara penganugerahan yang digelar B-Universe, Bahlil diberikan penghargaan karena berhasil melakukan pendekatan negara yang tidak hanya berorientasi pada hukuman, tetapi juga pemberdayaan.
Melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakum), pemerintah tetap memberantas tambang ilegal, namun sekaligus membuka pintu legalitas bagi masyarakat melalui skema Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
Pendekatan itu menekankan pentingnya menjaga bumi dengan tanggung jawab, memastikan lingkungan tetap lestari, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjadikan keselamatan sebagai prinsip tertinggi.
Dalam konteks tersebut, Bahlil digambarkan sebagai sosok yang mengelola energi sebagai amanah, bukan kekuasaan, serta memandang tambang bukan sekadar komoditas yang diperebutkan, tetapi masa depan yang harus diatur secara adil.
Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita pun memberikan penghargaan kepada Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM Republik Indonesia pada kategori Pemerintah Bidang Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif.
Penghargaan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap langkah reformasi yang diusung kementerian dalam menciptakan tata kelola pertambangan yang berpihak pada masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah menjaga keberlanjutan sumber daya alam Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




