Bawang Putih Masuk Peta Jalan Swasembada Nasional 2029
Senin, 12 Januari 2026 | 18:53 WIB
Sudaryono menegaskan, arahan Presiden sangat jelas, yakni mengulang capaian strategis di sektor pangan yang terbukti memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain bawang putih, pemerintah juga menargetkan swasembada komoditas pangan penting lainnya, seperti kedelai dan susu.
Menurutnya, swasembada bukan hanya bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap impor, tetapi juga untuk memastikan kebutuhan pangan dalam negeri dapat dipenuhi secara mandiri. Selain itu, swasembada diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani dan menciptakan dampak ekonomi berantai bagi masyarakat.
Ia menilai target swasembada bawang putih hingga 2029 tergolong realistis. Indonesia, kata dia, memiliki pengalaman, pengetahuan, serta contoh keberhasilan masa lalu yang dapat dijadikan acuan dalam menyusun kebijakan dan strategi ke depan.
Namun demikian, Sudaryono mengakui terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi. Salah satu tantangan utama adalah memastikan proses penanaman benar-benar berjalan di lapangan, dimulai dari pembibitan berkualitas hingga penyediaan lahan yang sesuai, bukan sekadar berhenti pada tataran kebijakan.
Ia menekankan bahwa faktor paling menentukan keberhasilan swasembada bawang putih adalah political will. Tanpa komitmen kebijakan yang kuat, penyediaan benih, lahan, serta dukungan lintas sektor akan sulit dijalankan secara optimal. “Yang paling penting itu kemauan politiknya. Kalau tidak ada, semua rencana hanya akan menjadi slogan,” tegas Sudaryono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




