Investor Daily Round Table Perjelas Arah dan Peran Danantara
Rabu, 28 Januari 2026 | 22:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Penyelenggaraan Investor Daily Round Table dinilai menjadi forum strategis untuk memperjelas arah kebijakan dan peran Danantara Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global. Forum ini juga dinilai mampu menjawab berbagai pertanyaan pelaku usaha terkait kontribusi Danantara terhadap perekonomian nasional.
Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab media dan ekosistem bisnis dalam menyampaikan informasi yang komprehensif kepada publik. Ia menilai masyarakat perlu memahami capaian Danantara selama hampir satu tahun terakhir, sekaligus arah kebijakan yang akan ditempuh ke depan.
“Memang di dalam bagian dari tanggung jawab kita sekali lagi adalah untuk bisa menyosialisasikan berbagai hal yang perlu diketahui oleh masyarakat. Dan terutama mengenai Danantara, apa sih yang sudah dicapai yang hampir satu tahun ini dan bagaimana ke depan,” ujar Enggartiasto di Hutan Kota by Plataran, Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026).
Enggartiasto menilai ketidakpastian ekonomi global membuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik perlu diperkuat. Ia menyebut kontribusi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terhadap pertumbuhan ekonomi relatif terbatas, sehingga investasi menjadi salah satu pendorong utama.
“Karena dalam situasi yang tidak menentu ini ekonomi akibat dari global ini yang serba tidak pasti. Pilihannya kan sekarang APBN, tetapi APBN itu kontribusi atas pertumbuhan ekonomi itu kecil sekali,” tuturnya.
Menurutnya, masuknya investasi dari luar negeri sangat bergantung pada kepastian arah kebijakan dan stabilitas iklim usaha. Dalam konteks tersebut, peran penggerak ekonomi dari dalam negeri, baik sektor swasta maupun BUMN, menjadi semakin penting.
“Maka investasi yang dilakukan dari luar, dari luar bagaimana mereka masuk kalau tidak ada satu kepastian dan bagaimana bisa menimbulkan kepastian. Maka tentu dari sisi domestik yang bisa melakukan pergerakan, domestik ada swasta ada BUMN,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian pelaku usaha masih bersikap menunggu perkembangan kebijakan. Karena itu, kehadiran BUMN melalui Danantara diharapkan dapat bergerak lebih cepat dalam mendorong aktivitas ekonomi. Forum diskusi seperti Investor Daily Round Table dinilai efektif untuk memberikan penjelasan langsung kepada pelaku usaha.
“Swasta juga masih menunggu bagaimana perkembangan dan kelanjutannya. Nah BUMN dengan hadirnya Danantara ini yang sebagian dari masyarakat ekonomi dunia usaha bertanya-tanya atas arah ke depan. Pak Dony tadi memaparkan sangat detail, sangat jelas, sangat gamblang,” katanya.
Enggartiasto optimistis pemaparan tersebut memberi harapan baru terhadap prospek pertumbuhan ekonomi nasional yang ditopang oleh aktivitas dunia usaha. Selain itu, rencana konsolidasi dan penataan sejumlah BUMN dinilai akan memperjelas arah kebijakan ekonomi ke depan.
“Baik arah ke depan dan apa yang sudah dilakukan juga selama satu tahun ini. Jadi saya meyakini bahwa apa yang tadi disampaikan ini akan sangat bermanfaat bagi kita semua. Mengandung banyak sekali harapan ke depan bahwa pertumbuhan ekonomi ditopang dari kegiatan usaha ini akan berjalan dengan baik,” tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




