Perjuangan Industri Tekstil RI Lawan Tarif Trump
Kamis, 5 Februari 2026 | 05:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan industri tekstil nasional akan bangkit dari pengenaan tarif Trump dengan penguatan pada sektor menengah (midstream).
“Jadi kita akan membangkitkan kembali industri di sektor tengah, terutama produksi kain, pembuatan benang, hingga proses cetak, dyeing, dan finishing, karena selama ini rantai hulu dan tengahnya relatif terputus,” ujar Airlangga dilansir dari Antara.
Pemerintah berencana membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru yang secara khusus bergerak di sektor tekstil. Langkah tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Industri tekstil dan garmen dinilai menjadi lini terdepan dalam menghadapi potensi dampak kebijakan tarif Amerika Serikat.
BPI Danantara disebut menyiapkan pendanaan sebesar US$ 6 miliar untuk mendukung pembentukan BUMN tekstil tersebut. Dana itu akan difokuskan pada pengadaan barang modal, adopsi teknologi baru, serta peningkatan kinerja ekspor sektor tekstil.
Berdasarkan studi yang telah diselesaikan, rencana tersebut akan dilanjutkan dengan penyusunan peta jalan (roadmap) penguatan industri tekstil dan produk tekstil (TPT).
Peta jalan itu menargetkan lonjakan ekspor dari US$ 4 miliar menjadi US$ 40 miliar dalam 10 tahun ke depan, seiring potensi pertumbuhan permintaan tekstil global serta pendalaman rantai nilai industri.
“Langkah ini kami dorong karena industri tekstil kini bergerak ke arah high fashion, menjadi bagian dari lifestyle, dan terus menunjukkan pertumbuhan,” kata Airlangga.
Ia menambahkan, peluang pasar juga semakin terbuka, terutama ke Eropa, yang pada 2027 direncanakan menerapkan tarif bea masuk 0%.
“Ini penting untuk membuka pasar. Dengan bea masuk 0% di Eropa pada 2027, ruang pertumbuhan industri ini sangat besar,” pungkas Airlangga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




