Harga Cabai di Kepulauan Seribu Tembus Rp 120.000, Bapanas Dorong FDP
Selasa, 17 Februari 2026 | 22:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong langkah stabilisasi harga di wilayah kepulauan melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP). Upaya ini difokuskan untuk menekan harga cabai rawit merah di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu yang masih berada di atas harga acuan penjualan (HAP).
Hasil pemantauan di Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, menunjukkan harga cabai rawit merah berada pada kisaran Rp 100.000-Rp 120.000 per kilogram. Angka tersebut jauh melampaui HAP yang ditetapkan pada rentang Rp 40.000-Rp 57.000 per kilogram.
Sementara itu, sejumlah komoditas lain seperti bawang putih, daging ayam ras, gula konsumsi, dan Minyakita masih berada di sekitar Harga Eceran Tertinggi (HET) atau HAP. Namun, penguatan distribusi tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) puasa.
Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Bapanas, Budi Waryanto, menyatakan intervensi melalui FDP penting untuk menekan biaya logistik dari daratan menuju wilayah kepulauan.
Wilayah Kepulauan Seribu, khususnya Kecamatan Kepulauan Seribu Utara yang meliputi Pulau Harapan, Pulau Kelapa, dan Pulau Panggang, memiliki ketergantungan distribusi melalui transportasi laut. Dengan jumlah penduduk sekitar 17.817 jiwa atau 61% dari total populasi Kepulauan Seribu, tambahan biaya logistik dari daratan Jakarta mencapai sekitar Rp 10.000 per karung.
"FDP kita dorong untuk menekan harga cabai yang mengalami fluktuasi menjelang momentum puasa ini. Jika FDP diterapkan sejak dari Pasar Induk Kramat Jati, maka penurunan harga dapat terjadi dalam dua tahap, mulai dari sentra pasok hingga sampai ke konsumen di wilayah kepulauan," ujar Budi saat pemantauan di Pulau Kelapa, Selasa (17/2/2026).
Ia menambahkan, dalam jangka menengah Bapanas juga mendorong penyediaan fasilitas gudang penyimpanan pangan di Kepulauan Seribu dengan dukungan pemerintah daerah.
"Selain itu, dalam jangka menengah, kami juga mendorong penyediaan fasilitas gudang penyimpanan di Kepulauan Seribu dengan dukungan pemerintah daerah. Keberadaan gudang ini akan memperkuat buffer stock pangan strategis serta dapat melibatkan Perum Bulog maupun BUMD pangan," tambahnya.
Langkah stabilisasi melalui FDP sejalan dengan arahan Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman yang menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, khususnya menjelang puasa dan Lebaran. Pengawasan dilakukan melalui Tim Satgas Saber Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan yang melibatkan kementerian/lembaga, Satgas Pangan Polri, Bulog, serta pemerintah daerah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




