ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Emas Naik 1,3 Persen Usai Serangan AS ke Iran, Perak Malah Turun

Senin, 2 Maret 2026 | 12:37 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Harga emas global menguat signifikan hari ini.
Harga emas global menguat signifikan hari ini. (AP)

Singapura, Beritasatu.com – Harga emas dunia melonjak pada perdagangan Senin (2/3/2026) setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar ke Iran yang menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Harga emas spot naik 1,37% atau sekitar US$ 72,30 menjadi US$ 5.349,44 per ons, dari sebelumnya sekitar US$ 5.277,14. Sebelumnya pada sesi yang sama, harga emas batangan bahkan sempat melonjak hingga 2%.

Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat meningkat 2,21% atau sekitar US$ 115,95 menjadi US$ 5.362,60 per ons, dari posisi sebelumnya sekitar US$ 5.246,65.

ADVERTISEMENT

Sedangkan harga perak spot turun 0,3% atau sekitar US$ 0,28 menjadi US$ 93,54 per ons, dari sebelumnya sekitar US$ 93,82 per ons, setelah mencatat kenaikan bulanan pada Februari.

Harga platinum relatif stabil di US$ 2.363,26 per ons, atau nyaris tidak berubah dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga paladium naik 0,86% atau sekitar US$ 15,36 menjadi US$ 1.801,50 per ons, dari sebelumnya sekitar US$ 1.786,14 per ons.

Israel melancarkan gelombang serangan baru ke Teheran pada Minggu (1/3/2026). Iran kemudian merespons dengan rentetan serangan rudal, sehari setelah kematian Khamenei memicu ketidakpastian besar di kawasan Timur Tengah dan ekonomi global.

Analis pasar keuangan senior Capital.com, Kyle Rodda, mengatakan eskalasi kali ini berpotensi berlangsung lebih lama dibandingkan konflik sebelumnya.

“Berbeda dengan eskalasi sebelumnya, kedua pihak kini memiliki insentif kuat untuk terus meningkatkan konflik. Kondisi ini berisiko menciptakan situasi yang kacau, penuh ketidakpastian, dan volatilitas pasar yang bisa berlangsung lebih dari beberapa hari. Dinamika tersebut cukup positif bagi emas,” ujarnya dilansir dari Reuters.

Namun, penguatan indeks dolar Amerika Serikat sebesar 0,27% membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri sehingga membatasi kenaikan harga logam mulia tersebut.

Sebagai aset safe haven tradisional, emas telah mencatatkan rekor harga berulang kali sepanjang tahun ini di tengah meningkatnya ketidakpastian politik dan ekonomi global.

Reli terbaru ini melanjutkan lonjakan 64% sepanjang 2025 yang didorong pembelian besar oleh bank sentral, arus masuk kuat ke exchange-traded fund (ETF), serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Emas Antam Sabtu 4 April 2026 Stagnan setelah Turun Tajam

Harga Emas Antam Sabtu 4 April 2026 Stagnan setelah Turun Tajam

EKONOMI
Update Harga Emas dan Perak Dunia: Kompak Turun Tajam

Update Harga Emas dan Perak Dunia: Kompak Turun Tajam

EKONOMI
Harga Emas Anjlok 1,73 Persen setelah Trump Akan Lanjutkan Serang Iran

Harga Emas Anjlok 1,73 Persen setelah Trump Akan Lanjutkan Serang Iran

EKONOMI
Harga Emas Dunia Melonjak 4 Hari Beruntun hingga Sentuh Level Tinggi

Harga Emas Dunia Melonjak 4 Hari Beruntun hingga Sentuh Level Tinggi

EKONOMI
Update Harga Emas Dunia Naik 1,3 Persen, Perak Turun 0,5 Persen

Update Harga Emas Dunia Naik 1,3 Persen, Perak Turun 0,5 Persen

EKONOMI
Harga Emas Dunia Hari Ini Menguat Efek Pernyataan Trump Soal Iran

Harga Emas Dunia Hari Ini Menguat Efek Pernyataan Trump Soal Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT