Harga Emas Dunia Hari Ini Menguat Efek Pernyataan Trump Soal Iran
Rabu, 1 April 2026 | 10:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga emas dunia menguat pada hari ini, Rabu (1/4/2026). Kenaikan ini didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS), setelah Donald Trump menyatakan bahwa konflik dengan Iran berpotensi mereda dalam waktu dua hingga tiga minggu ke depan.
Dikutip dari Reuters, harga emas spot naik 0,4% menjadi US$ 4.685,79 per ons troi pada pukul 09.28 WIB. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April 2026 menguat 0,8% ke level US$ 4.713,40.
Pelemahan dolar AS sebesar 0,2% turut mendorong kenaikan harga emas, karena membuat komoditas berbasis dolar menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain.
Analis Marex, Edward Meir, mengatakan optimisme meredanya konflik ikut mengangkat pasar saham AS dan berdampak pada harga emas.
“Pembicaraan bahwa AS mungkin mengakhiri perang dalam dua hingga tiga minggu, bahkan apabila Selat Hormuz belum dibuka kembali, telah menghidupkan kembali pasar saham AS dan ikut mendorong kenaikan emas,” ujarnya.
Trump juga menyebut, Iran tidak harus mencapai kesepakatan sebagai syarat untuk meredakan konflik. Ia dijadwalkan memberikan pembaruan terkait Iran dalam pidato kenegaraan pada Rabu malam waktu setempat.
Harapan deeskalasi konflik di Timur Tengah turut mendorong penguatan pasar saham dan obligasi global. Namun, kenaikan harga emas dinilai masih terbatas.
“Potensi kenaikan emas tertahan karena suku bunga bisa kembali naik jika ekspektasi inflasi meningkat,” tambah Meir.
Sepanjang Maret, harga emas justru anjlok lebih dari 11%, menjadi penurunan bulanan terbesar sejak Oktober 2008. Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya ekspektasi kebijakan moneter ketat serta menguatnya dolar AS sebagai aset safe haven sejak perang Iran dimulai pada 28 Februari.
Strategis OCBC, Christopher Wong, menyebut peluang kenaikan emas masih terbuka apabila ketegangan geopolitik terus mereda.
“Apabila ketegangan geopolitik semakin mereda, ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed bisa kembali muncul. Dalam kondisi tersebut, imbal hasil riil dapat menurun dan mendukung harga emas,” jelasnya.
Sementara itu, harga logam mulia lainnya bergerak bervariasi. Perak spot turun 0,8% menjadi US$ 74,53 per ons troi, platinum naik 0,7% ke US$ 1.963,22, dan paladium menguat 0,6% ke US$ 1.484,84.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




