ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BGN Tegaskan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Belum Dipangkas

Senin, 16 Maret 2026 | 17:40 WIB
BI
AD
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: AD
Dadan Hindayana.
Dadan Hindayana. (Beritasatu.com/Bambang Ismoyo)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana pemotongan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pelaksanaan program tersebut tetap mengacu pada alokasi yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, anggaran program MBG masih berjalan sesuai perencanaan awal dan belum mengalami perubahan. Total dana yang dialokasikan pemerintah untuk program tersebut pada APBN 2026 mencapai Rp 335 triliun.

Pernyataan itu disampaikan Dadan seusai mengikuti rapat bersama sejumlah pimpinan kementerian dan lembaga di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (16/3/2026).

ADVERTISEMENT

Pada pertemuan tersebut hadir Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan Roeslani, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Rachmat Pambudy.

“Sementara kita masih tetap dengan yang ada, terutama yang sudah ditetapkan dengan anggaran APBN 2026,” ujar Dadan Hindayana saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Penegasan tersebut muncul di tengah wacana penyesuaian anggaran pada sejumlah program pemerintah. Namun, Dadan menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan kebijakan terkait pendanaan program MBG.

Ia menambahkan, apabila di masa mendatang terdapat rencana penyesuaian anggaran, pembahasannya akan dilakukan bersama kementerian dan lembaga terkait. Namun untuk saat ini program MBG tetap dijalankan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang dijalankan melalui Badan Gizi Nasional. Program ini bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak sekolah, guna meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan.

“Jadi itu nanti, tadi sudah kita bicarakan. Untuk sementara kita masih belum ada perubahan dari situasi ini,” pungkas Dadan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BGN Terapkan 'No Service No Pay' di Program Makan Bergizi Gratis

BGN Terapkan 'No Service No Pay' di Program Makan Bergizi Gratis

NASIONAL
Uji Coba MBG Prasmanan di Malang, Siswa Lebih Lahap Makan

Uji Coba MBG Prasmanan di Malang, Siswa Lebih Lahap Makan

JAWA TIMUR
Uji Coba MBG Prasmanan di Malang, Siswa Ambil Sendiri Menu

Uji Coba MBG Prasmanan di Malang, Siswa Ambil Sendiri Menu

JAWA TIMUR
Penyaluran MBG Jadi 5 Hari, Efisiensi Anggaran Capai Rp 20 Triliun

Penyaluran MBG Jadi 5 Hari, Efisiensi Anggaran Capai Rp 20 Triliun

EKONOMI
BGN Hentikan Operasional 1.256 SPPG di Wilayah Indonesia Timur

BGN Hentikan Operasional 1.256 SPPG di Wilayah Indonesia Timur

NASIONAL
Program MBG Kembali Disalurkan Hari Ini Seusai Libur Lebaran

Program MBG Kembali Disalurkan Hari Ini Seusai Libur Lebaran

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT