Harga Emas Dunia Pagi Hari Ini Anjlok di Tengah Kekhawatiran Inflasi
Senin, 23 Maret 2026 | 10:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas dunia turun lebih dari 2% pada pagi hari ini, Senin (23/3/2026), seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi kenaikan suku bunga global.
Dikutip dari Reuters, harga emas spot turun 2,5% menjadi US$ 4.372,86 per ons troi pada pukul 09.38 WIB, memperpanjang kerugian untuk sembilan sesi berturut-turut. Logam mulia ini mencapai level terendah sejak 2 Januari 2026, setelah pekan lalu mengalami penurunan lebih dari 10%.
Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman April 2026 turun 4,4% ke level US$ 4.375,60 per ons troi.
“Dengan konflik Iran yang memasuki minggu keempat, dan harga minyak bertahan di sekitar US$ 100 per barel, ekspektasi pasar beralih dari penurunan suku bunga ke potensi kenaikan suku bunga, yang mengurangi daya tarik emas dari sisi imbal hasil,” kata kepala analis pasar di KCM Trade, Tim Waterer.
Ketegangan meningkat saat Iran pada Minggu (22/3/2026) menyatakan akan menyerang sistem energi dan air negara-negara Teluk apabila Presiden AS Donald Trump menindaklanjuti ancaman sebelumnya untuk memukul jaringan listrik Iran dalam 48 jam.
Penutupan Selat Hormuz menjaga harga minyak tetap tinggi, yang mendorong inflasi melalui naiknya biaya transportasi dan produksi. Meskipun inflasi yang naik biasanya meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai, suku bunga tinggi menekan permintaan untuk aset yang tidak memberikan imbal hasil ini.
Logam mulia lainnya juga melemah. Perak spot turun 3,2% menjadi US$ 65,61 per ons troi, platinum turun 2,9% menjadi US$ 1.866,65, dan paladium turun 0,5% menjadi US$ 1.397,25.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




