ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Arahan Prabowo, Bahlil Dorong Hilirisasi Energi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 13:35 WIB
BI
AD
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: AD
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (10/3/2026). (Antara/Putu Indah Savitri)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah terus mempercepat program hilirisasi serta memperkuat ketahanan energi nasional sebagai langkah menuju kemandirian. Hal tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (25/3/2026). 

Bahlil menjelaskan, strategi ini difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam dalam negeri melalui peningkatan nilai tambah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor energi. Pemerintah ingin memastikan potensi energi nasional dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan domestik.

Dalam laporannya kepada Presiden Prabowo, Bahlil menyebutkan dari 20 proyek hilirisasi tahap awal, sebagian telah memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking). Sementara itu, proyek lainnya dijadwalkan mulai berjalan pada bulan depan. 

ADVERTISEMENT

Selain hilirisasi, pemerintah juga mendorong optimalisasi seluruh sumber energi domestik. Fokus utama diarahkan pada pengembangan etanol dan biodiesel berbasis crude palm oil (CPO) sebagai upaya menekan ketergantungan impor energi.

“Bapak Presiden memerintahkan untuk mengoptimalkan seluruh potensi energi yang kita miliki, baik etanol maupun biodiesel dari CPO,” ujar Bahlil dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026). 

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil turut melaporkan perkembangan harga komoditas energi dan mineral, terutama batu bara dan nikel. 

Ia memastikan hingga saat ini belum ada perubahan kebijakan terkait pengelolaan kedua komoditas tersebut, meski pemerintah terus mencermati dinamika pasar global. 

Kendati demikian, pemerintah membuka peluang relaksasi produksi batu bara dan nikel secara terbatas. Kebijakan ini akan dijalankan dengan perhitungan matang agar tidak menimbulkan kelebihan pasokan yang dapat menekan harga di pasar internasional.

“Relaksasi dilakukan secara terukur, terbatas, dan tetap menjaga keseimbangan supply dan demand serta stabilitas harga,” tegas Bahlil.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamen Investasi: Hilirisasi Bisa Tekan Biaya Produksi Listrik EBT

Wamen Investasi: Hilirisasi Bisa Tekan Biaya Produksi Listrik EBT

EKONOMI
RI Pegang Kendali Komoditas, Hilirisasi Energi Jadi Senjata Daya Tawar

RI Pegang Kendali Komoditas, Hilirisasi Energi Jadi Senjata Daya Tawar

EKONOMI
18 Proyek Hilirisasi Energi Bisa Ciptakan 276.636 Lapangan Kerja Baru

18 Proyek Hilirisasi Energi Bisa Ciptakan 276.636 Lapangan Kerja Baru

EKONOMI
Bahlil Ungkap Rencana Besar RI Jadi Raja Energi dan Baterai Dunia

Bahlil Ungkap Rencana Besar RI Jadi Raja Energi dan Baterai Dunia

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon