Seskab Ungkap Isi Pertemuan 45 Menit Prabowo dengan Kaisar Jepang
Senin, 30 Maret 2026 | 17:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Kaisar Jepang Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang, Tokyo, Senin (30/3/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari investasi, energi, hingga pelestarian lingkungan hidup.
Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan resmi Presiden Prabowo ke Jepang. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas kepentingan bersama yang dinilai penting bagi penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Jepang.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan pembahasan mencakup berbagai sektor strategis yang menjadi prioritas kedua negara, khususnya di bidang investasi, energi, dan lingkungan.
Pertemuan berlangsung secara terbatas selama sekitar 45 menit, sebelum dilanjutkan dengan santap siang bersama. Secara keseluruhan, agenda di Istana Kekaisaran berlangsung sekitar 2 jam.
"Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito membahas sejumlah isu strategis yang menjadi kepentingan bersama kedua negara dibidang investasi, energi hingga pelestarian lingkungan hidup," kata Sekretaris Teddy dilansir dari Antara.
Selain bertemu Kaisar Naruhito, Presiden Prabowo juga melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota Jepang Fumihito, yang merupakan adik Kaisar. Pertemuan tersebut dinilai semakin mempererat hubungan persahabatan Indonesia dan Jepang, termasuk di tingkat keluarga kekaisaran.
Setelah rangkaian pertemuan, Presiden Prabowo bersama Kaisar Naruhito dan Putra Mahkota Fumihito menghadiri jamuan santap siang kenegaraan yang digelar di Rensui North, Imperial Palace.
Momen tersebut tidak hanya mencerminkan hubungan formal antarnegara, tetapi juga menunjukkan kedekatan personal antara kedua pemimpin.
Kehangatan hubungan yang terjalin dinilai menjadi sinyal positif bahwa kemitraan Indonesia dan Jepang terus berkembang ke arah yang lebih erat dan strategis di masa mendatang.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh putranya Ragowo Hediprasetyo (Didit), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Jepang tidak hanya didasarkan pada kepentingan strategis, tetapi juga dibangun atas dasar saling menghormati, kepercayaan, dan persahabatan yang semakin kuat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




