BGN Klaim Hemat Rp 3 Triliun Saat MBG Libur Sekolah
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:22 WIB
Menanggapi keberatan sejumlah mitra penyelenggara, Agustina menilai kebijakan tersebut merupakan langkah yang wajar karena layanan memang tidak diberikan selama masa libur.
"Sebuah kebijakan itu tidak mungkin menyenangkan semua pihak. Tetapi kita melihat tujuan dari program itu apa, kemudian kita melihat bagaimana efisiensi anggaran, sesuatu yang mungkin lebih besar daripada kepentingan pihak tertentu yang kebetulan sudah menjadi mitra," ujarnya.
Ia menambahkan prinsip yang digunakan BGN dalam kebijakan tersebut adalah pembayaran dilakukan hanya ketika layanan benar-benar berjalan. "Jadi itu kan 18 hari, sementara hari lain sebenarnya beroperasi. Jadi rasanya fair ketika memang tidak beroperasi, no service no pay ibaratnya begitu," katanya.
Agustina juga menyoroti besarnya insentif yang selama ini tetap dibayarkan meski layanan tidak berjalan.
"Itu yang secara kepentingan yang lebih besar yaitu efisiensi anggaran. Tidak masuk akal sesuatu yang Rp 6 juta per hari padahal servisnya tidak diberikan," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




