ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ulasan MSCI Tegaskan Indonesia Tetap Relevan bagi Investor Global

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:14 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi MSCI dan IHSG.
Ilustrasi MSCI dan IHSG. (Beritasatu Photo/AI)

Jakarta, Beritasatu.com - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov menilai hasil peninjauan terbaru dari penyedia indeks global MSCI menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki daya tarik yang kuat di mata investor internasional.

Menurut Abra, keputusan MSCI yang mempertahankan sebagian besar penilaiannya terhadap pasar modal Indonesia semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi penting di kelompok negara berkembang.

"Keputusan MSCI untuk mempertahankan sebagian besar penilaiannya terhadap Indonesia, semakin mempertegas posisi Indonesia dalam peta investasi global," ujar Abra dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan hasil penilaian tersebut dapat membantu meredakan kekhawatiran sebagian investor asing yang sejak awal tahun mencermati perubahan pandangan sejumlah lembaga pemeringkat dan penyedia indeks global terhadap pasar keuangan Indonesia.

"Karena itu, keputusan MSCI kali ini tidak mengejutkan secara negatif, melainkan justru mengonfirmasi ekspektasi bahwa Indonesia masih dipandang sebagai pasar yang relevan bagi investor global," ujarnya.

Abra menilai hasil kajian MSCI sejalan dengan keyakinan investor bahwa Indonesia masih memiliki fondasi ekonomi dan pasar keuangan yang kuat untuk tetap berada dalam kategori Emerging Markets.

Optimisme tersebut didukung sejumlah indikator ekonomi nasional yang masih solid. Pada kuartal I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% secara tahunan (year on year/yoy). Selain itu, inflasi pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,08% (yoy), rasio kecukupan modal perbankan berada di atas 25%, dan cadangan devisa mencapai 144,9 miliar dolar AS pada akhir Mei 2026.

"Kondisi itu menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi dan sektor keuangan nasional masih terjaga di tengah ketidakpastian global yang belum sepenuhnya mereda," ujar Abra.

Meski demikian, ia memahami perhatian publik banyak tertuju pada penurunan penilaian MSCI pada indikator information flow atau arus informasi. Namun menurutnya, perubahan tersebut tidak bisa dijadikan ukuran tunggal untuk menilai kualitas pasar modal Indonesia secara keseluruhan.

Abra mengakui transparansi informasi memang menjadi salah satu faktor yang memengaruhi persepsi investor. Namun Indonesia masih memperoleh penilaian yang relatif baik pada berbagai indikator aksesibilitas pasar lainnya.

"Namun, Indonesia masih mencatat penilaian yang relatif baik pada sebagian besar indikator aksesibilitas pasar lainnya. Bahkan dibandingkan sejumlah negara Emerging Markets di Asia, posisi Indonesia masih tergolong kompetitif," ujarnya.

Ia menambahkan, hasil evaluasi MSCI sebaiknya dipandang sebagai masukan untuk melanjutkan agenda reformasi dan perbaikan pasar yang telah berjalan, bukan sebagai sinyal melemahnya daya saing pasar modal Indonesia secara fundamental.

Menurut Abra, prospek pasar modal Indonesia masih didukung sejumlah faktor struktural, seperti meningkatnya jumlah investor domestik, tingginya kebutuhan pembiayaan pembangunan, serta semakin berkembangnya pasar keuangan nasional.

"Dengan kata lain, keputusan MSCI ini memberikan ruang bagi pasar untuk tetap rasional dan tidak merespons secara berlebihan terhadap satu aspek penilaian tertentu," ujar Abra.

Pada laporan Global Market Accessibility Review 2026 yang dirilis pada Jumat (19/6/2026), MSCI melakukan penilaian terhadap aksesibilitas pasar modal Indonesia melalui 18 indikator.

Secara umum, mayoritas indikator tidak mengalami perubahan. Namun terdapat penyesuaian pada indikator information flow dan foreign exchange market liberalization level yang turun dari sebelumnya "+" menjadi "-".

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bukan Turun Kelas, Ini Ancaman Sesungguhnya dari Laporan MSCI

Bukan Turun Kelas, Ini Ancaman Sesungguhnya dari Laporan MSCI

EKONOMI
MSCI Beri Catatan Negatif ke Information Flow Saham RI

MSCI Beri Catatan Negatif ke Information Flow Saham RI

EKONOMI
MSCI Pertahankan Status Emerging Market tetapi Beri Catatan Penting

MSCI Pertahankan Status Emerging Market tetapi Beri Catatan Penting

EKONOMI
IHSG Berpotensi Sideways, Investor Tunggu Putusan BI dan MSCI

IHSG Berpotensi Sideways, Investor Tunggu Putusan BI dan MSCI

EKONOMI
Menanti Putusan BI Rate dan MSCI untuk Arah Baru Pasar Keuangan RI

Menanti Putusan BI Rate dan MSCI untuk Arah Baru Pasar Keuangan RI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon