Metropolitan Usul Bagi Dividen 15 Persen
Kamis, 16 Februari 2012 | 16:12 WIB
Setiap tahun perseroan berupaya bagi deviden.
Perusahaan properti, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) berencana membagikan deviden sekitar 10-15 persen atas laba bersih untuk tahun buku 2011.
“Belum kami putuskan, setiap tahun perseroan berupaya bagi deviden,” katan Presiden Direktur Metropolitan Nanda Widya di Jakarta, hari ini.
Nanda memproyeksi, kinerja keuangan perusahaan afiliasi Ciputra Group ini menunjukkan kenaikan yang signifikan dengan pertumbuhan pendapatan 100 persen pada 2011.
Dia mengaku, pelaksanaan penawaran umum saham perdana (Initial public offering/IPO) yang dilakukan tahun lalu turut mendukung kinerja perseroan."Dengan penawaran IPO jadi lebih menguntungkan, dan itu poin positif karena lebih aman," tegas Nanda.
Hingga September 2011, perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 384,45 miliar dibandingkan periode sama 2010 sebesar Rp 244,04 miliar. Laba komprehensif yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 105,62 miliar hingga September 2011 dari periode sama sebelumnya Rp 49,90 miliar.
Perseroan juga menargetkan pertumbuhan penjualan di 2012 tumbuh 11,5 persen atau sekitar Rp 800 miliar dibandingkan perolehan penjualan perseroan di 2011 yang tercatat sebanyak Rp 718 miliar.
Hingga penutupan sore, saham MTLA naik Rp 5 menjadi Rp 245 dari Rp 240.
Perusahaan properti, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) berencana membagikan deviden sekitar 10-15 persen atas laba bersih untuk tahun buku 2011.
“Belum kami putuskan, setiap tahun perseroan berupaya bagi deviden,” katan Presiden Direktur Metropolitan Nanda Widya di Jakarta, hari ini.
Nanda memproyeksi, kinerja keuangan perusahaan afiliasi Ciputra Group ini menunjukkan kenaikan yang signifikan dengan pertumbuhan pendapatan 100 persen pada 2011.
Dia mengaku, pelaksanaan penawaran umum saham perdana (Initial public offering/IPO) yang dilakukan tahun lalu turut mendukung kinerja perseroan."Dengan penawaran IPO jadi lebih menguntungkan, dan itu poin positif karena lebih aman," tegas Nanda.
Hingga September 2011, perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 384,45 miliar dibandingkan periode sama 2010 sebesar Rp 244,04 miliar. Laba komprehensif yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 105,62 miliar hingga September 2011 dari periode sama sebelumnya Rp 49,90 miliar.
Perseroan juga menargetkan pertumbuhan penjualan di 2012 tumbuh 11,5 persen atau sekitar Rp 800 miliar dibandingkan perolehan penjualan perseroan di 2011 yang tercatat sebanyak Rp 718 miliar.
Hingga penutupan sore, saham MTLA naik Rp 5 menjadi Rp 245 dari Rp 240.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




