ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

ADB Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2017 Sebesar 5,1%

Rabu, 1 Februari 2017 | 19:14 WIB
NL
WP
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: WBP
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (Antara/Sigid Kurniawan)
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (Antara/Sigid Kurniawan) (Antara)

Jakarta– Bank Pembangunan Asia (Asia Development Bank/ADB) memprediksi pada tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,1 persen seiring membaiknya investasi swasta dan kuatnya konsumsi dalam negeri. Sementara laju inflasi diperkirakan naik tipis ke 4 persen pada tahun 2017.

"Seiring terus membaiknya investasi swasta dan masih kuatnya tingkat konsumsi di Indonesia, ADB memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,1 persen pada 2017 atau naik dari 5,0 persen pada tahun 2016," kata Presiden ADB Takehiko Nakau dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (1/2).

Kunjungan Nakau ke Indonesia kali ini adalah yang ketiga. ADB akan melihat perkembangan pembangunan di Indonesia sekaligus menyampaikan pemikiran baik dari sisi konsep dana pembangunan.

Nakau mengaku terkesan atas komitmen kuat Indonesia pada reformasi kebijakan yang meningkatkan kepercayaan pasar dan peningkatan ekonomi. Nakau juga memuji kebijakan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global. "Saya sangat terkesan dengan komitmen kuat pemerintah terhadap reformasi kebijakan yang membuat bertambahnya kepercayaan pasar dan lebih banyak rakyat Indonesia memperoleh manfaat peningkatan ekonomi," katanya.

ADVERTISEMENT

Nakau mengungkapkan keyakinan kuatnya atas prospek ekonomi Indonesia sekaligus menegaskan dukungan ADB bagi pemerintah Indonesia guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Di sisi lain, Nakau mendukung serangkaian reformasi kebijakan di berbagai bidang yang ditujukan untuk meningkatkan investasi, memperkuat daya saing, dan mendiversifikasi perekonomian. "Program-program itu, di antaranya 14 Paket Kebijakan Ekonomi yang telah dikeluarkan sejak September 2015 lalu, program tax amnesty, pengembangan sumber energi bersih, pengembangan sektor keuangan inklusi, program pendidikan dan pelatihan vokasional," jelasnya.

Terkait pendidikan vokasional, Nakau menyampaikan dukungannya atas upaya pemerintah Indonesia meningkatkan akses, mutu, dan relevansi program pendidikan agar sesuai kebutuhan dunia kerja.

Nakau juga menyatakan akan mengunjungi sejumlah politeknik di bidang perkapalan dan elektronik yang menerima bantuan ADB di Surabaya, Jawa Timur.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

ADB Sebut Asia Pasifik Butuh Investasi Digital Rp 5.500 Triliun

ADB Sebut Asia Pasifik Butuh Investasi Digital Rp 5.500 Triliun

EKONOMI
Bangun Jalan Tangguh di Selatan Jawa, ADB Kucurkan Rp 4,99 Triliun

Bangun Jalan Tangguh di Selatan Jawa, ADB Kucurkan Rp 4,99 Triliun

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon