ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jokowi: Ekonomi Setiap Daerah Harus Tumbuh Merata

Kamis, 16 Februari 2017 | 18:10 WIB
NL
WP
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: WBP
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (Istimewa)

Jakarta– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pertumbuhan ekonomi di setiap daerah di Indonesia harus merata untuk mencegah ketimpangan pembangunan antarwilayah.

"Saya ingin menekankan bahwa Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, harus tumbuh merata," kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Kerja di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/2).

Rapat yang dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya secara khusus mengevaluasi pelaksanaan proyek strategi nasional dan program prioritas di Provinsi NTT.

Presiden Jokowi mengatakan momentum pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi di Indonesia bagian Timur, termasuk di NTT harus terus dijaga. Disebutkan, pada tahun 2014-2016, pertumbuhan ekonomi NTT selalu di atas pertumbuhan nasional.

ADVERTISEMENT

Bahkan pada tahun 2016, NTT tumbuh 5,18 persen di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. "Jadi, ada tren bahwa NTT mulai mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah lainnya," ujarnya.

Di sisi lain, Presiden mengungkapkan bahwa pertumbuhan tersebut belum cukup untuk mengangkat daerah itu dari keterpurukan. Sebab, diperlukan kerja lebih keras untuk mengentaskan rakyat dari kemiskinan, menurunkan tingkat ketimpangan, dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

"Saya minta ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk percepatan pemerataan pembangunan di NTT," katanya.

Selain dari sisi produksi 30 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTT berasal dari pertanian dan perikanan, diperlukan dorongan kuat untuk meningkatkan produktivitas di sektor tersebut.

"Saya minta penyiapan infrastruktur pertanian dan kelautan menjadi prioritas, mulai dari pembangunan bendungan, embung sampai pelabuhan," kata Presiden Jokowi.

Dia mengatakan, pembangunan waduk dan bendungan serta saluran irigasi di NTT merupakan keharusan yang tidak boleh ditunda-tunda lagi. Sebab, bendungan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, seperti air bersih, pengairan lahan pertanian dan perkebunan, serta pembangkit listrik.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon