Wapres Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi Tercapai
Selasa, 4 April 2017 | 17:48 WIB
Jakarta - Dalam Sidang Kabinet terbatas yang digelar di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (4/4), diputuskan bahwa target pertumbuhan ekonomi tahun 2017-2018 turun, dari 6,1 persen menjadi 5,6 persen.
Menanggapi penurunan target tersebut, Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla (JK), menjelaskan, hal tersebut diputuskan setelah mempertimbangkan situasi ekonomi dunia.
"Memang awalnya dicanangkan waktu 2014, 7 persen. Kemudian turun 6,1 persen, itu kan namanya suatu analisa, suatu perkiraan, suatu harapan. Setelah melihat kenyataan ekonomi dunia bagaimana pajak kita maka untuk tahun 2018 ditetapkan 5,6 persen," kata JK, Selasa (4/4).
Namun, JK tidak menjabarkan lebih rinci apa yang dimaksudnya dengan situasi ekonomi dunia. Sebaliknya, JK sendiri mengaku optimistis target pertumbuhan ekonomi tersebut akan tercapai. Bahkan, lanjutnya, diusahakan melebih dari target.
"Targetnya kita usahakan dicapai. Kalau bisa lebih tinggi dari itu," ujarnya.
Sebagaimana diberitakan, dalam Sidang Kabinet, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2018, ditetapkan sebesar 5,6 persen. Untuk itu, perlu ada upaya untuk mewujudkan target tersebut. Salah satunya, adalah dengan melakukan penghematan anggaran.
"Sudah kita tetapkan untuk 2018 mengenai pertumbuhan ekonomi yang kita inginkan, yaitu 5,6 persen. Mumpung kita baru masuk tiga bulan pertama, kita ingin di 2017 dan 2018 dilakukan penghematan besar-besaran di seluruh kementerian dan lembaga," kata Jokowi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




