Miliki Nilai Strategis, Banyak yang Melirik PT Link Net Tbk

Miliki Nilai Strategis, Banyak yang Melirik PT Link Net Tbk
CEO & President Direktur PT Link Net Tbk, Marlo Budiman (kiri ke kanan), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Dody Herlando berbincang-bincang sekaligus berpose selepas menandatangani nota kesepakatan bersama terkait kerja sama keterbukaan informasi publik di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Jumat, 9 Agustus 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Adi Marsiela )
Primus Dorimulu / FER Senin, 2 Desember 2019 | 22:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Memiliki nilai strategis dan cashflow yang bagus, PT Link Net Tbk kini banyak dilirik pemodal. Pada tiga kuartal pertama 2019, perusahaan terbuka berkode saham LINK ini membukukan pendapatan bersih Rp 2,766 triliun.

Lippo Karawaci Gandeng Softbank

Sesuai ketentuan keterbukaan informasi, Corporate Secretary PT First Media Tbk, Harianda Noerlan, pada suratnya tertanggal 2 Desember 2019 menyampaikan laporan kepada PT Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang pendantanganan kesepakatan atau term sheet PT First Media Tbk dengan PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) sehubungan dengan rencana akuisisi saham PT Link Net Tbk pada 28 November 2019.

Dalam laporan itu disebutkan, term sheet tersebut merupakan langkah awal dari keseluruhan rencana akuisisi. Rencana ini belum definitif.

Pelaksanaan akuisisi akan tergantung, antara lain, pada hasil due diligence yang disepakati para pihak, pemenuhan kondisi prasyarat, kesepakatan pembiayaan oleh IPTV dengan pihak lainnya, ketentuan pasar modal dan perundang-undangan yang berlaku, serta ketentuan lain yang disepakati lebih lanjut oleh para pihak.

Kuartal III, Pendapatan Link Net Tumbuh 9,3%

Para pihak akan berupaya mencapai kesepakatan maksimum enam bulan. Selama periode itu, perusahaan tetap dapat melakukan pengembangan bisnis dan sinergi sampai tercapainya kesepakatan lebih lanjut.

Sementara itu, pada website MNC juga dilaporkan, IPTV sudah menandatangani term sheet rencana awal akuisisi saham PT Link Net Tbk dari PT First Media Tbk dan Asia Link Dewa. Laporan kepada OJK ini bisa akses di website PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

PT Link Net Tbk membukukan pendapatan bersih Rp 2,766 triliun selama tiga kuartal pertama 2019 dengan laba bersih Rp 772,855 miliar. Pada perdagangan saham di BEI, Senin (2/12/2019), harga saham LINK naik 20 poin menjadi Rp 4.200.

Dengan cash flow yang solid, banyak investor mengincar saham PT Link Net Tbk. Kalangan pelaku pasar mengatakan, bukan hanya IPTV, melainkan sejumlah investor besar ingin memiliki saham perusahaan telekomunikasi itu. Apalagi telekomunikasi adalah lini bisnis strategis yang memiliki prospek cerah.



Sumber: BeritaSatu.com