Pariwisata Sehat, Aman, dan Berkualiats Makin Diminati

Pariwisata Sehat, Aman, dan Berkualiats Makin Diminati
Pemandangan bawah laut Teluk Maumere. (Foto: Istimewa)
Lenny Tristia Tambun / HS Kamis, 28 Mei 2020 | 15:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengakui tren pariwisata global ke depan mengalami perubahan pada era tatanan normal baru (new normal). Pariwisata lebih mengutamakan faktor CHS, yaitu clean (kebersihan), health (kesehatan) dan safety (keamanan). Juga termasuk quality tourism atau pariwisata yang berkualitas.

“Tren pariwisata ke depam memang ada perubahan di era new normal ini. Beberapa hal yang memjadi perhatian yang sangat utama adalah kebersihan, kesehatan dan keselamatan atau kita menyebutnya clean, health and safety. Termasuk juga quality tourism. Hal ini sangat penting yang sedang kita persiapkan,” kata Wishnutama saat konferensi pers secara virtual seusai menghadiri ratas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (28/5).

Menurut dia, quality tourism ini menjadi salah satu faktor penting pada era new normal. Dia bersyukur, sebelum terjadinya pandemi virus corona atau Covid-19, baik quality tourism maupun CHS sudah dipersiapkan untuk pariwisata Indonesia.

Alhamdulillah, sebelum terjadinya Covid-19 ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memang sudah mencanangkan shifting (peralihan) dari quantity tourism ke quality tourism. Begitu juga dengan faktor-faktor misalnya kebersihan, kesehatan dan keselamatan sudah dipersiapkan sebelum Covid-19,” terang Wishnutama.

Dia menegaskan CHS dan quality tourism sangat dibutuhkan dalam pengembangan pariwisata Indonesia pada saat era new normal ke depan. “Ini menjadi hal yang sangat penting sekali di era new normal. Presiden menyampaikan persiapan-persiapan ini harus dilakukan dengan teliti dan detail dengan masing-masing kepala daerah yang terkait nantinya, dengan penuh kehati-hatian. Karena faktor kehati-hatian ini menjadi sangat strategis dengan pengawasan dan pengendalian protokol yang sangat ketat,” paparnya.

Dijelaskan, sekarang ini pemerintah juga terus mempersiapkan infrastruktur destinasi pariwisata, seperti bandara, pelabuhan hingga ke desa wisata. Juga memastikan kesiapan sektor ekonomi kreatif mendukung keberhasilan pariwisata di Indonesia.

Pemerintah juga dalam masa ini tetap mempersiapkan infrastruktur destinasi pariwisata, bandar udara, pelabuhan dll, termasuk sampai ke desa wisata dan kesiapan sektor ekonomi kreatif untuk mendukung keberhasilan pariwisata.

“Pada akhirnya, kita akan fokus ke wisatawan domestik dulu. Kita sudah melakukan koordinasi yang sangat intensif dengan berbagai macam wilayah di Indonesia, untuk persiapan-persiapan keempat tahapan protokol di sektor pariwisata,” jelas Wishnutama.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan pihaknya akan menyiapkan empat tahapan untuk memasuki tatanan normal baru di sektor pariwisata.

Tahapan yang paling awal adalah menyusun standar operasi prosedur (SOP) yang akan diterapkan di sektor pariwisata. SOP ini akan disiapkan untuk berbagai bidang yang berkaitan dengan sektor industri pariwisata.