ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Produksi Konten Terbesar, MNC Studios Optimistis di Semester II 2020

Rabu, 19 Agustus 2020 | 20:28 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dan Paparan Publik PT MNC Studios International Tbk (MSIN).
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dan Paparan Publik PT MNC Studios International Tbk (MSIN). (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Situasi ekonomi dan bisnis di tengah pandemi mendorong kalangan usaha menyiapkan strategi guna terus menggerakkan aktivitas serta memaksimalkan kinerja keuangan. Begitu pula PT MNC Studios International Tbk (MSIN) yang bergerak di bisnis produksi konten terbesar di Indonesia.

Berbekal kinerja sepanjang 2019 lalu, MNC Studios bakal memacu digitalisasi sebagai langkah strategis. Upaya lain dilakukan dengan cara mengoptimalkan produksi konten termasuk shooting, relaunching beberapa produksi aplikasi dan menggiatkan produksi lainnya di paruh kedua tahun ini.

Direktur Utama MNC Studios International Ella Kartika mengatakan, optimistime perseroan didorong kebijakan pemerintah yang memberikan relaksasi kegiatan usaha dan masyarakat di masa PSBB sehingga shooting berjalan kembali.

"Ditambah lagi dengan kita memiliki fasilitas produksi yang baik sehingga kita bisa shooting di dalam studio. Sehingga pada saat di kuartal II MNC Pictures menjadi satu-satunya yang bisa memproduksi drama dan dengan produksi drama tersebut bisa dilakukan program built in," ujar Ella pada rilis, Selasa (18/8/2020).

ADVERTISEMENT

Perseroan juga yakin pendapatan usaha akan membaik lantaran produksi di semester II akan lebih tinggi dibanding semester pertama lalu. "Jadi dengan segala hal yang terjadi, kami rencanakan output di semester II normal sama seperti sebelum Covid. Kita sama-sama berharap pandemi cepat berlalu sehingga kita bisa melakukan kegiatan secara normal," tegas Ella.

MNC Studios sendiri memiliki lini bisnis utama yakni production house (PH); talent management, label dan digital; dan agen periklanan. Di lini PH, perseroan memiliki anak usaha di antaranya MNC Pictures, Starpro, MNC Film Indonesia, dan MNC Animations.

Sementara di lini talent, label dan, digital, sayap bisnisnya melalui Star Media Nusantara (SMN), Hits Records dan Starhits. Sedangkan Mediate dan MultiMedia Integrasi merupakan perusahaan di bidang perikalanan.

Dari sisi digitalisasi, anak usaha MNC Group ini mengembangkan aplikasi berplatform user content generator (UCG) yakni Klaklik yang akan kembali diluncurkan pada akhir Agustus. Menurut Direktur MNC Studios Titan Hermawan, pengguna Klaklik akan menikmati sinetron populer seperti Preman Pensiun, film bioskop produksi MNC Pictures, e-novel, podcast, webseries hingga komik.

"Dengan Klaklik, kami berpikir untuk menjadikannya sebagai layar ketiga setelah TV dan bioskop. Ini terkait dengan bisnis utama kami sebagai produsen konten terbesar. Kita membuat turunan-turunan lain dari ide-ide yang ada di dalam perseroan dan kita tuangkan dalam Klaklik," ulasnya.

Perseroan juga meluncurkan beberapa produksi yang sudah tayang di Netflix. Imbuh Titan, pihaknya melakukan pembicaraan intens dengan Disney+ Hotstar untuk menayangkan produksi-produksi MNC Studios.

Adapun kinerja sepanjang 2019, emiten berkode MSIN ini membukukan pendapatan Rp 1.78 triliun yang berarti tumbuh 18 persen dibanding tahun 2018 sebesar Rp 1,51 triliun. Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) 2019 mencapai Rp 364,1 miliar yang merupakan pertumbuhan tahunan 8,1 persen lebih tinggi daripada EBITDA 2018 sebesar Rp 336,8 miliar.

Kinerja positif ini mengantar MNC Studios meraup laba bersih Rp 211,4 miliar alias tumbuh 0,3 persen dari sebelumnya sebesar Rp 210 miliar di tahun 2018.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT