ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemkeu: Defisit Anggaran Kuartal I Rp 144,2 Triliun Masih Terkontrol

Kamis, 22 April 2021 | 19:45 WIB
TP
WP
Penulis: Triyan Pangastuti | Editor: WBP
Ilustrasi rupiah.
Ilustrasi rupiah. (Beritasatu Photo/Uthan A Rachim)

Jakarta, Beritasatu.com- Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat defisit APBN hingga 31 Maret 2021 atau kuartal I 2021 mencapai Rp 144,2 triliun atau setara 0,82% dari produk domestik bruto (PDB). Defisit ini sudah memenuhi 14,3% dari target defisit APBN sepanjang tahun ini sebesar Rp 1.006,4 triliun.

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan penerimaan negara realisasinya Rp 378,8 triliun atau sudah 21,7% dari Rp 1.743,6 triliun. Penerimaan negara juga tumbuh 0,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu tercatat Rp 376,4 triliun. "Pertumbuhan 0,6% penerimaan negara karena Maret tahun lalu sudah mulai ada Covid-19, namun Januari Februari masih bekerja luar biasa, tapi Maret mulai ada penetapan pandemi dan juga mulai ada pembatasan sosial berskala besar (PSBB)"jelasnya dalam APBN KiTA, Kamis (22/4/2021).

Secara terinci, pdari total penerimaan negara Rp 378,8 triliun, penerimaan pajak mencapai Rp 228,1 triliun atau kontraksi 5,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu tercatat Rp 241,6 triliun. Kemudian penerimaan bea dan cukai yang mencapai Rp 62,3 triliun atau tumbuh 62,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu tercatat Rp 38,3 triliun. Selanjutnya PNBP sebesar Rp 88,1 triliun, dan hibah sebesar Rp 0,3 triliun. Sementara itu sisi belanja negara, sudah mencapai Rp 523,0 triliun atau sudah memenuhi 19 persen dari pagu anggaran Rp 2.750 triliun. "Untuk belanja negara sudah dibelanjakan Rp 523 triliun sampai 31 Maret lebih tinggi 15,6 persen dibandingkan belanja tahun lalu Rp 452, 4 triliun," tuturnya.

Komponen lainnya yakni belanja pemerintah pusat mencapai Rp 350,1 triliun dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) mencapai Rp 173,0 triliun. Khusus belanja pemerintah pusat yang mencapai Rp 350,1 triliun ini berasal dari belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp 201,6 triliun dan belanja non-K/L sebesar Rp 148,5 triliun.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut dia mengatakan realisasi transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) tercatat Rp 173 triliun atau turun 0,9% dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar Rp 174,5 triliun. Realisasi TKDD sudah memenuhi 21,7% dari pagu Rp 795,5 triliun. "Terjadi penurunan TKDD karena masalah geser-geser hari tanggal transfer saja," tegasnya.

Kemudian untuk transfer ke daerah tercatat menurun sebesar Rp 162,4 triliun dan dana desa mencapai Rp 10,6 triliun. Dengan demikian, defisit anggaran hingga Maret 2021 dinilainya masih dapat terkendali, dan Kemkeu memastikan akan terus memperhatikan berbagai perkembangan penerimaan dan belanja negara. Sementara itu SILPA juga menunjukkan realisasi Rp 178,8 triliun.

"Keseimbangan primer kita defisit 0,82% dari PDB (produk domestik bruto) dibandingkan bulan lalu 0,6% dari PDB jadi ini semua dalam koridor yang bisa kontrol dan akan pantau terus. SILPA sebesar Rp 178,8 triliun atau lebih rendah dari bulan lalu, dan ini kecukupan kas pemerintah sangat sangat aman," tegasnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Konpers APBN Ditunda, Defisit Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

Konpers APBN Ditunda, Defisit Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

EKONOMI
Tumbuh 31,4 Persen, Belanja APBN Kuartal I 2026 Capai Rp 815 T

Tumbuh 31,4 Persen, Belanja APBN Kuartal I 2026 Capai Rp 815 T

EKONOMI
S&P Soroti Fiskal RI, Purbaya Tegaskan Defisit Tetap Terjaga

S&P Soroti Fiskal RI, Purbaya Tegaskan Defisit Tetap Terjaga

EKONOMI
Kejagung Setor Rp 11,42 T ke Negara, Purbaya: Bisa Tambal Defisit APBN

Kejagung Setor Rp 11,42 T ke Negara, Purbaya: Bisa Tambal Defisit APBN

EKONOMI
Rupiah pada 7 April Anjlok ke Rp 17.079 karena Tertekan Harga Minyak

Rupiah pada 7 April Anjlok ke Rp 17.079 karena Tertekan Harga Minyak

EKONOMI
Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik, Fiskal Tetap Kuat

Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik, Fiskal Tetap Kuat

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon