Erick Thohir: Laba Konsolidasi BUMN 2020 Diperkirakan Anjlok 77%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Erick Thohir: Laba Konsolidasi BUMN 2020 Diperkirakan Anjlok 77%

Kamis, 3 Juni 2021 | 13:14 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian BUMN memproyeksi laba konsolidasi BUMN sepanjang tahun lalu mengalami penurunan signifikan menjadi hanya Rp 28 triliun. Hal ini disebabkan oleh imbas dampak pandemi Covid-19 kepada perusahaan pelat merah.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa, laba bersih seluruh perusahaan BUMN mengalami penurunan hanya menjadi Rp 28 triliun di tahun 2020 atau mengalami penurunan 77,42% dibandingkan posisi tahun 2019 laba bersih BUMN mencapai Rp 124 triliun.

“Bahwa jelas memang pandemi ini sangat terdampak juga dengan BUMN, tadinya kami punya net profit (laba bersih), tapi ini tentu di ada net profit tidak langsung dibagi, tetapi dipakai lagi buat BUMN lainnya, tadinya Rp 124 triliun di 2019, tahun ini konsolidasi hanya Rp 28 triliun,” ujarnya dalam rapat bersama Komisi VI DPR, Kamis (3/6/2021).

Sementara itu, pendapatan dari seluruh BUMN ditaksir mencapai Rp 1.200 triliun, turun 25% dibandingkan dengan 2019 sebesar Rp 1.600 triliun akibat pandemi Covid-19.

Ia menuturkan Kementerian BUMN telah membuat laporan keuangan BUMN secara konsolidasi melalui integrasi sistem di BUMN. Targetnya, laporan keuangan BUMN secara konsolidasi itu akan disampaikan kepada anggota dewan pada September mendatang, namun belum diaudit.

“Insyaallah di tahun ini kita akan pertama kali mempunyai buku kementerian BUMN secara konsolidasi. Nanti kita bisa presentasikan ke anggota dewan untuk konsultasi buku yang sudah dirapikan,” tuturnya.

Tak hanya itu, Erick menilai konsolidasi ini penting untuk memperbaiki kinerja perusahaan pelat merah. Hal ini seperti dilakukan kepada PT PLN dan PT Telkom.

Menurutnya Telkom atau PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berhasil meraih profitabilitas tinggi dari laba bersihnya karena ada pemangkasan di belanja modal atau capex.

“Kalau kita lihat Telkom sendiri profitabilitas naik, itu bagaimana capex kita tetap tekan itu yang mungkin bisa kita sampaikan pimpinan,” tuturnya.

Oleh sebab itu, ia menuturkan Kementerian BUMN berencana untuk mengembangkan program aplikasi Project Management Office (PMO) dan portfolio management dengan anggaran senilai Rp 8,2 miliar. Tujuannya, untuk mengintegrasikan semua database yang ada di BUMN, termasuk data kinerja keuangan BUMN.

“Nah karena itu tadi salah satunya Kenapa kita ingin membangun Project Management Office ini tidak lain supaya semua database yang ada di BUMN itu bisa menjadi satu. Sehingga kita bisa melihat daripada pembukuan ataupun keperluan capex lain yang tidak diperlukan untuk di-cut, seperti apa yang kita lakukan kemarin di PLN ataupun di Telkom,” tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Kempupera Bangun Jaringan Irigasi Tersier Lewat Program Padat Karya Tunai

Saluran irigasi tersier di desa Cileunya, Kabupaten Kuningan, dikerjakan melalui program padat karya tunai dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat.

EKONOMI | 22 September 2021

Rayakan HUT Ke-31, Guardian Berikan Penghargaan kepada Tokoh Inspiratif

Merayakan HUT ke-31, Guardian memberikan penghargaan kepada 31 tokoh yang dianggap memiliki kontribusi serta dampak positif yang nyata dalam kehidupan.

EKONOMI | 22 September 2021

Inovasi Anak Usaha INOV Diganjar Penghargaan Original Rekor Indonesia

Plasticpay memperoleh penghargaan dari Original Rekor Indonesia (ORI) sebagai pemecah rekor gerakan pilah sampah dari rumah.

EKONOMI | 22 September 2021

Sembilan BUMN Dapat PMN Rp 55,88 Triliun pada 2022, Ini Perinciannya

Pemerintah akan menyuntikkan modal pada 2022 sekitar Rp 55,88 triliun untuk sembilan perusahaan BUMN.

EKONOMI | 22 September 2021

Platform Streaming Jadi Peluang Baru Pelaku Industri Film

Airlangga menjelaskan, pendapatan dari langganan video on demand Indonesia bisa mencapai US$ 411 juta di 2021

EKONOMI | 22 September 2021

MAPI Hadirkan Brand Produk Rumah Tangga Thailand di SOGO

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menghadirkan Index Living Mall sebagai icon produk perabot rumah tangga terbesar di Thailand.

EKONOMI | 22 September 2021

Indef: Tujuh Tantangan dan Peluang di Era Pandemi Covid-19

Senior Economist Indef, Aviliani menyebutkan terdapat 7 tantangan digital yang muncul akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 22 September 2021

IsyefPreneur Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Isyef dan Bank Indonesia kembali menyelenggarakan program pelatihan wirausaha berbasis masjid IsyefPrenuer 2021 untuk penyelenggaraan tahun kedua.

EKONOMI | 22 September 2021

IHSG Menguat, Ini Saham Paling Banyak Ditransaksikan Secara Volume

IHSG pada perdagangan, Rabu (22/9/2021) ditutup menguat 47,50 poin atau 0,78% ke level 6.108,26.

EKONOMI | 22 September 2021

IHSG Menguat, Asing Koleksi BBRI dan Lepas BMRI

BBRI jadi favorit asing pasca-dikoleksi sebanyak Rp 253 miliar ketika IHSG menguat 47,50 poin atau 0,78% ke level 6.108,2.

EKONOMI | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Pandemi Covid-19 Diduga Jadi Pemicu Meningkatnya Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Pandemi Covid-19 Diduga Jadi Pemicu Meningkatnya Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

MEGAPOLITAN | 52 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings