Wow! IPO GoTo Oversubscribed 15,7 Kali
Minggu, 10 April 2022 | 16:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com– Penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk mencetak kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 15,7 kali dari saham perdana yang dilepas sebanyak 3,43%.
Indo Premier Sekuritas, satu dari beberapa underwriter IPO GoTo, menyebutkan kebanggaannya dengan pencapaian ini. Terlebih oversubscribed diraih di saat GoTo memprioritaskan penjualan saham perdana untuk investor domestik. "Minat tinggi pasar membuat pesanan saham GoTo mengalami kelebihan permintaan hingga 15,7x. Ini sebuah momen bersejarah, serta menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG yang beberapa kali sudah mencetak all time high," kata CEO Indo Premier Sekuritas Moleonoto The melalui penjelasan tertulis di Jakarta, Sabut (9/4/2022).
Dia menambahkan, jumlah investor yang berpartisipasi dalam IPO GoTo ini mencetak rekor, lebih 299.000 single investor identification (SID), termasuk sebagian besar di antaranya adalah investor ritel. Sebagai pembanding, saat IPO PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), jumlah pemesanan saham mencapai 100.000 SID, dengan kelebihan permintaan hingga 8,7x. "Pencapaian ini menunjukkan ketertarikan luar biasa publik terhadap bisnis model dan prospek masa depan GoTo. Rekor baru berhasil tercipta," katanya.
Baca Juga: GoTo Oversubsribed 17X? BUKA Diburu Investor
SID adalah nomor identitas tunggal yang dikeluarkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kepada investor. Seorang investor hanya memiliki satu nomor SID dan menandakan pemiliknya telah terdaftar secara resmi sebagai investor di pasar modal.
Data pemesanan saham yang dirilis underwriter bisa menjadi petunjuk bahwa perdagangan hari pertama saham GOTO pada Senin (11/4/2022) akan semarak, karena banyak investor belum mendapatkan saham IPO sesuai target. Investor tersebut kemungkinan memburu saham GOTO di pasar sekunder Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sesuai aturan penjatahan, fixed allotment atau penjatahan pasti maksimal 97,5% dari total IPO saham. Artinya, porsi pada general pooling atau minimal 2,5% total IPO. Bila oversubscribed maka jumlah saham yang didapat oleh setiap investor akan berkurang dari jumlah pemesanan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




